Senin, April 6, 2026
spot_img

Kali Kedua Nyumarno Diperiksa KPK, Ada Pihak Swasta hingga Sekdes

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno.

Politisi PDI Perjuangan ini diduga menerima suap aliran dana Rp 600 juta dari kasus ijon proyek yang melibatkan mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Namun hingga pemanggilan KPK yang kedua kalinya ini, Nyumarno masih berstatus sebagai saksi.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dilansir dari Kompas, Senin (26/1/2026).

Berita Lainnya  Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

Selain Nyumarno, KPK juga memanggil dua pihak swasta yaitu Dede Mulyadi dan Beni Saputra. Kemudian ada Abeng Arif selaku mantan Sekdes Sukadami.

KPK belum menyampaikan materi yang akan didalami dari pemeriksaan empat saksi tersebut.

Sebelumnya, KPK sudah memeriksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno sebagai saksi dalam perkara suap Ade Kuswara Kunang, pada Selasa (13/1/2026).

Saat itu, Nyumarno membantah dimintai keterangan soal aliran uang dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang terkait kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi.

Berita Lainnya  SMK IDN Bogor Laporkan Keputusan Dedi Mulyadi ke Kemendagri dan Ombudsman

“Tidak ada sama sekali saya dimintai keterangan aliran uang dari, misalnya dari Pak Bupati tidak ada, tidak benar,” kata Nyumarno.

Dia mengatakan, penyidik mendalami pengetahuannya terkait kasus suap yang menjerat Ade Kuswara dan kawan-kawan.

Politisi PDI Perjuangab ini mengaku tidak mengetahui kasus suap yang menyeret nama Ade Kuswara tersebut.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM akan Tindak Pungli ‘Nembak KTP’ Rp 700 Ribu hingga Tarif Ilegal Jembatan Cirahong

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar yang terjadi pada seorang warga Kabupaten Bandung Barat saat akan membayar pajak...

SMK IDN Bogor Laporkan Keputusan Dedi Mulyadi ke Kemendagri dan Ombudsman

JAKARTA - Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut-larut. Setelah pihak kuasa hukum SMK IDN banding...

Polisi Buru Para Preman Kampung yang Aniaya Pemilik Hajatan hingga Tewas

PURWAKARTA - Polres Purwakarta terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan terhadap Dadang, warga Desa Kertamukti Kecamatan Campaka, yang tewas usai dikeroyok oleh sejumlah...

72 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Puluhan siswa dari empat sekolah harus menjalani perawatan intensif karena dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur. Hal...

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Kampung

PURWAKARTA - Pesta pernikahan berujung maut di Purwakarta, Jawa Barat. Pemilik hajat, Dadang, tewas usai diduga dikeroyok sekelompok pemuda diduga sebagai preman kampung. Aksi penganiayaan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan