Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Bentrok Antar Kelompok Pemuda di Kota Bekasi, Seorang Mahasiswa Tewas Akibat Dibacok Sajam

KOTA BEKASI – Bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di depan gedung Bekasi Creative Center, Kota Bekasi, pada Minggu (18/1/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

Aksi tawuran dengan menggunakan senjata tajam (sajam) ini bukan hanya menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Tetapi mengakibatkan seorang mahasiswa berinisial TRB tewas, karena mengalani sejumlah luka bacokan serius di bagian pinggang, paha kiri dan dahi.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat menyusul laporan warga dan keterangan saksi.

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan dua pelaku berhasil diamankan.

“Dua pelaku yakni TFA dan seorang lagi masih di bawah umur. Sementara dua pelaku lain masih dalam daftar pencarian orang,” ujar Budi Hermanto, Jumat (23/1/2026), dilansir dari GoBekasi.id.

Budi menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak kekerasan jalanan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

“Kami menindak tegas setiap bentuk kekerasan jalanan, termasuk tawuran, karena sangat membahayakan keselamatan publik dan mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Berita Lainnya  Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

Ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok muda di wilayah penyangga Jakarta, untuk menjauhi aksi tawuran maupun provokasi melalui media sosial yang kerap memicu bentrokan serupa.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan darurat atau melihat potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi call center Polri 110,” ujar Budi.

Maraknya kekerasan antar kelompok remaja dan mahasiswa di kawasan penyangga Jakarta beberapa tahun terakhir menjadi perhatian penegak hukum.

Kepolisian mencatat sebagian bentrokan dipicu tantangan antar kelompok melalui media sosial dan kanal pesan tertutup.***

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Sumber : GoBekasi.id
Ket foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan