Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Bentrok Antar Kelompok Pemuda di Kota Bekasi, Seorang Mahasiswa Tewas Akibat Dibacok Sajam

KOTA BEKASI – Bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di depan gedung Bekasi Creative Center, Kota Bekasi, pada Minggu (18/1/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

Aksi tawuran dengan menggunakan senjata tajam (sajam) ini bukan hanya menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Tetapi mengakibatkan seorang mahasiswa berinisial TRB tewas, karena mengalani sejumlah luka bacokan serius di bagian pinggang, paha kiri dan dahi.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat menyusul laporan warga dan keterangan saksi.

Berita Lainnya  Penceramah Kondang di Karawang Gus Haris Ikut Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan dua pelaku berhasil diamankan.

“Dua pelaku yakni TFA dan seorang lagi masih di bawah umur. Sementara dua pelaku lain masih dalam daftar pencarian orang,” ujar Budi Hermanto, Jumat (23/1/2026), dilansir dari GoBekasi.id.

Budi menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak kekerasan jalanan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

“Kami menindak tegas setiap bentuk kekerasan jalanan, termasuk tawuran, karena sangat membahayakan keselamatan publik dan mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Berita Lainnya  Jawa Barat Adalah Rumah bagi Kemajemukan, Mengganti Namanya Jadi Tatar Sunda Beresiko Picu Ego Primordial

Ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok muda di wilayah penyangga Jakarta, untuk menjauhi aksi tawuran maupun provokasi melalui media sosial yang kerap memicu bentrokan serupa.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan darurat atau melihat potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi call center Polri 110,” ujar Budi.

Maraknya kekerasan antar kelompok remaja dan mahasiswa di kawasan penyangga Jakarta beberapa tahun terakhir menjadi perhatian penegak hukum.

Kepolisian mencatat sebagian bentrokan dipicu tantangan antar kelompok melalui media sosial dan kanal pesan tertutup.***

Berita Lainnya  707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

Sumber : GoBekasi.id
Ket foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan