KARAWANG – Sepanjang Januari hingga Desember 2025, sebanyak 2.398 pelaku UMKM mendapatkan bantuan dan pendampingan dari Pemkab Karawang.
Selain itu, sebanyak 2.578 pelaku usaha di Karawang mengikuti Program Mentorship 360 dan Program UMKM Naik Kelas.
UMKM yang mendapatkan bantuan dan pendampingan ini mencakup berbagai sektor seperti kuliner, fesyen, kerajinan dan lain sebagainya.
Pemkab Karawang berkomitmen untuk terus mendukung keberadaan UMKM dengan memberikan bantuan permodalan, pelatihan hingga kemudahan dalam mengurus izin.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengatakan, penguatan UMKM di wilayah Karawang menjadi prioritas pembangunan ekonomi daerah.
“Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, UMKM terbukti mampu bertahan dan menjadi penopang ekonomi masyarakat. Karena itu, UMKM tidak boleh berjalan sendiri, harus kita dampingi secara serius dan berkelanjutan,” katanya, dilansir dari AntaraNews.
Menurut dia, di tengah dinamika ekonomi dan persaingan usaha yang semakin kompleks, UMKM terbukti menjadi sektor yang tangguh, adaptif, serta mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Saat ini pelaku UMKM tidak cukup hanya mampu memproduksi, tetapi juga dituntut untuk naik kelas melalui penguatan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, perluasan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital.
Menjawab tantangan tersebut, Pemkab Karawang secara konsisten terus mendorong program pendampingan UMKM yang terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak nyata.***





