Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

60 Rumah di Subang Rusak Diterjang Puting Beliung

SUBANG – Sebanyak 60 rumah di empat dusun yang berada di tiga desa yakni Desa Tanjung Tiga, Desa Muara, dan Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Jumat (21/11) sore.

Dalam video amatir yang beredar, angin terlihat bertiup sangat kencang menerjang kawasan tersebut. Genting rumah warga tampak berjatuhan dan bahkan terbang terbawa angin. Sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, meski tetap berlindung di balik bangunan.

Berdasarkan pantauan detikJabar di lokasi pada Sabtu (22/11/2025), warga mulai membersihkan dan memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung.

Kerusakan yang terlihat mulai dari genting yang pecah hingga genting yang terlepas dari atap, tembok bangunan yang roboh, hingga atap baja ringan yang tercabut lalu menimpa rumah-rumah di sekitarnya. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

Berita Lainnya  Misteri Cacahan Uang di TPS Bekasi Mulai Terungkap

“Ini rusak kena angin puting beliung, Alhamdulillah hanya atapnya saja genting yang berterbangan, bangunnya masih utuh,” ujar Ozi, salah satu warga terdampak, saat ditemui tengah memperbaiki rumahnya.

Ozi menceritakan bahwa saat kejadian, hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Petir juga beberapa kali menyambar, menimbulkan cahaya dan suara gemuruh. Ia dan keluarganya panik ketika mendengar suara keras dari arah atap, namun tak berani keluar rumah.

Berita Lainnya  Longsor Bandung Barat, 41 Jenazah Teridentifikasi, 25 Korban Masih Belum Ditemukan

“Ada sekitar 10 sampai 15 menit angin datang, itu datangnya dua kali. Kami lagi di dalam rumah enggak berani keluar,” katanya.

Sementara itu, Darna, Kepala Dusun Desa Muara, menjelaskan bahwa sekitar 60 rumah mengalami kerusakan di empat dusun yang berada di tiga desa. Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Muara, namun mayoritas berupa kerusakan ringan pada bagian atap.

“Kemarin jam 5 sore angin hujan kencang mengakibatkan 60 rumah rusak rata-rata rusak sedang di bagian atap,” ucap Darna.

Lebih jauh, Darna menyebutkan bahwa di beberapa titik terdapat rumah yang mengalami kerusakan cukup berat. Atap baja ringan terbang hingga sejauh 20 meter dan menimpa rumah warga lain, serta beberapa dinding bangunan ambruk.

Berita Lainnya  9 Warga Subang Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

“Cuma di barisan sini dampak dari baja ringan yang terbang sejauh 20 meter menimpa atap rumah tetangga. Alhamdulillah korban jiwa atau luka enggak ada, hanya atap rumah aja,” pungkasnya.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa di antaranya menutup akses jalan sehingga warga harus memotongnya secara manual agar jalur bisa kembali dilalui.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ketum Laskar NKRI Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Jompo

KARAWANG - Dalam rangka menyambut kebahagiaan bulan suci ramadhan, tokoh masyarakat sekaligus tokoh pergerakan Kabupaten Karawang, H. ME. Suparno, menggelar kegiatan santunan anak yatim...

Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Polisi Tahan Anggota DPRD Bekasi Nyumarno

BEKASI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi memastikan menahan oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno seusai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan...

Warga Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Samping Tempat Sampah

KARAWANG - Warga Kampung Jatirasa, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping tempat pembuangan sampah pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00...

Rekonstruksi Jalan Exit Tol Karawang Barat – Karawang Timur Dimulai Mei 2026

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menargetkan rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Exit Tol (Interchange) Karawang Barat dan Karawang Timur dapat terealisasi pada Mei mendatang. Perbaikan...

Petani Pakisjaya – Karawang Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, H.Maslani bersama Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Barat Dr. Detia Triyunandar SP., M.Si meninjau Cek Kesehatan gratis...

Peristiwa

Warga Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Samping Tempat Sampah

KARAWANG - Warga Kampung Jatirasa, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping tempat pembuangan sampah pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI