Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Yuddy Chrisnandi : Bupati-Wali Kota Tetap Dipilih Rakyat, Tapi Gubernur Idealnya Dipilih Presiden

JAKARTA – Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi berharap ke depan Gubernur dapat ditunjuk atau dipilih langsung oleh Presiden yang dalam penetapannya cukup mendapatkan persetujuan DPRD Provinsi guna memperoleh dukungan moral yang kuat sekaligus untuk kepentingan “check and balances”.

Keterangan pers Prof. Yuddy Chrisnandi, Selasa (6/1) lebih lanjut menyebutkan, Gubernur idealnya adalah orang-orang pilihan Presiden yang memiliki kemampuan manajerial dan leadership (kepemimpinan) tangguh serta sejalan dengan visi-misi presidennya.

Tapi diingatkannya bahwa calon Gubernur yang diajukan Presiden haruslah figur atau sosok yang “acceptable” (dapat diterima) di wilayahnya, dan idealnya Calon Gubernur yang diajukan Presiden untuk mendapat persetujuan DPRD adalah putera daerah yang dikenal luas ketokohan dan integritasnya.

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Ia juga mengemukakan, Gubernur adalah pembantu Presiden setingkat Menteri yang bertugas mensukseskan pembangunan nasional di wiayahnya serta mengkoordinasikan para kepala daerah tingkat kabupaten dan kota di daerahnya.

Dengan kata lain, kepala daerah tingkat provinsi itu merupakan instrumen kelembagaan pembangunan yang merupakan kepanjangan Pemerintah pusat, dan dalam menjalankan program-programnya harus sinkron dengan rencana besar pembangunan nasional, sehingga memerlukan keterpaduan dan garis komando searah dari pusat.

Prof. Yuddy juga menjelaskan, setahun yang lalu, pada HUT Golkar ke-60, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan terkait maraknya politik uang dalam Pilkada sehinggga perlu adanyas pemikiran serius untuk memperbaikinya.

Berita Lainnya  Beli Rokok Tapi Duitnya Kurang, Preman Kampung ini Ancam Gadis Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

Golkar kemudian mengusulkan Pilkada dipilih oleh DPRD, dan ditegaskan kembali oleh Ketum Golkar saat HUT ke-61 bahwa Golkar akan menggalang koalisi partai untuk mendukung Pilkada oleh DPRD.

“Namun saya berpikir, Pilkada Kabupaten/Kota tetap, tapi Gubernur dipilih Presiden. Memang perlu ada amandemen undang-undang terkait, dan ini lumrah dalam penataan sistem politik ke arah yang lebih baik,” kata mantan Dubes RI untuk Ukraina yang juga pernah mendapat amanah sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu.***

Berita Lainnya  Heboh 'Mata Air Keramat' di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Sumber : beritabekasi.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan