Jumat, April 3, 2026
spot_img

Waspada! Kasus Penipuan Online di Bekasi Tinggi

BEKASI – Polres Metro Bekasi mencatat angka kasus penipuan online di Kabupaten Bekasi alami peningkatan.

Bahkan, jumlahnya mengalahkan laporan kasus kejahatan jalanan maupun pencurian sepeda motor (curanmor).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKP Perida Apriani Sisera, menjelaskan, data terakhir hingga September 2025, Polres Metro Bekasi mencatat angka tertinggi ada pada perkara kekerasan anak dan perempuan sebanyak 52 laporan masuk di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kemudian, penipuan online sebanyak 41 kasus yang dilaporkan ke Unit Kriminal Khusus (Krimsus).

“Pertama kasus berkaitan PPA, kedua penipuan online dan tiga kejahatan jalanan Curanmor,” katanya belum lama ini saat diwawancarai.

Untuk penipuan online, ia menyebutkan meski kerugiannya tak selalu besar yakni berkisar Rp 3 – Rp 10 juta, namun jumlah korbannya cukup banyak.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu di Bogor

Pola penipuan pun relatif seragam, berawal dari ajakan di media sosial berupa tawaran pekerjaan atau investasi kecil-kecilan hingga terjebak meminta transfer maupun buka link yang dapat menguras isi ATM.

“Awalnya dari ngobrol-ngobrol di medsos. Disuruh buka link, like, share barang, lalu diminta setor modal dengan iming-iming keuntungan berlipat,” ucapnya.

“Semakin lama, modal makin ditambah. Modusnya sederhana, tapi banyak yang tergiur,” imbuh Perida.

Hal tersebut kata Perida menggeser trend sebelumnya, yakni tingginya angka kejahatan jalanan dan pencurian sepeda motor (curanmor).

Berdasarkan data laporan kasus curanmor sekitar 37 kasus hingga September 2025.

Perida mengatakan saat ini pihaknya fokus pada edukasi terhadap kedua kasus tersebut, terutama pada kejahatan penipuan online.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

Menurutnya, kondisi masyarakat di Kabupaten Bekasi berbeda dengan di Kota Bekasi.

“Mungkin karena kultur ya. Di kota, masyarakat lebih well educated, sehingga lebih sulit ditipu. Kalau di sini, masih banyak yang mudah percaya,” tambahnya.

Penanganan kasus penipuan online sendiri tak selalu mulus.

Polisi harus melalui proses panjang untuk melakukan pengungkapan, salah satunya dengan upaya memblokir rekening pelaku dari pengajuan ke bank hingga perizinan OJK.

“Bukan perkara mudah. Kita harus berhubungan dengan banyak pihak dulu,” ujarnya.

Di tengah kompleksitas kasus yang ditangani, AKP Perida menekankan pentingnya edukasi publik agar masyarakat tidak lagi menjadi korban.

Ia mengingatkan warga Bekasi untuk selalu menyalakan “mode waspada” saat berselancar di dunia maya.

Berita Lainnya  Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

Waspadai setiap informasi keuangan yang masuk melalui media sosial, lakukan verifikasi dengan cek dan ricek, jangan mudah tergiur janji keuntungan besar, dan gunakan media sosial dengan bijak, karena tidak semua informasi benar.

“Kadang orang berpikir, ah coba saja. Padahal dari coba-coba itulah mereka akhirnya terjebak,” kata Perida.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bahaya, Kasus Penipuan Online di Kabupaten Bekasi Sangat Tinggi, AKP Perida: Curanmor Sudah Kalah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/871386/bahaya-kasus-penipuan-online-di-kabupaten-bekasi-sangat-tinggi-akp-perida-curanmor-sudah-kalah?page=2&s=paging_new.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Kebakaran SPBE di Cimuning – Bekasi, Korban Luka Bakar hingga 17 Orang

KOTA BEKASI - Korban akibat kebakaran SPBE di kawasan Cimuning, Bekasi, Jawa Barat bertambah. Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, data...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan