Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Warganya Dicekik Rentenir Saat Ditagih Utang, Erwin Turun Tangan Selesaikan Persoalan

Pemkot Bandung melalui Wakil Wali Kota Bandung, Erwin turun langsung menangani kasus kekerasan yang dialami warga di Jalan AH Nasution Gg. Sukatma, Kelurahan Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan (29/5/2025).

Kasus ini mencuat setelah seorang warga, Sinta, melaporkan tindakan intimidasi dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh rentenir terkait utang sebesar Rp2 juta.

Erwin menemui langsung korban dan warga sekitar untuk mendengar kronologi kejadian serta memastikan langkah penyelesaian secara cepat dan tepat.

Menurut pengakuan korban, meski telah mencicil dua kali, rentenir tetap menagih secara kasar dan diduga melakukan kekerasan fisik berupa cekikan.

Berita Lainnya  Pria ini Diamuk Warga karena Ketahuan Merekam Bagian Dalam Rok Wanita yang Sedang Nonton Voli

“Ibu Sinta melapor kepada saya bahwa ia dicekik oleh rentenir. Saya langsung datang karena sebagai pemimpin, kita wajib hadir melindungi warga,” kata Erwin di hadapan warga.

Rentenir yang dihubungi melalui sambungan telepon oleh Erwin membantah tuduhan tersebut, meski beredar video yang memperlihatkan dugaan kekerasan.

“Saya minta pelaku hadir menemui saya. Masalah ini harus diselesaikan secara jelas. Jika benar ada kekerasan, akan kita proses hukum,” tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, praktik rentenir di kawasan tersebut cukup marak dan meresahkan.

Berita Lainnya  Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

Sebagai langkah darurat, Erwin menyatakan akan membantu melunasi utang korban agar tidak terjadi kekerasan lanjutan.

“Utang adalah kewajiban, tetapi kekerasan tidak bisa dibenarkan. Kalau ada unsur pidana, kita proses. Saya bantu lunasi, tetapi praktik seperti ini harus dihentikan di Kota Bandung,” jelasnya.

Ia meminta jajaran wilayah mulai dari lurah, RW, hingga camat untuk aktif mendata dan merespons cepat laporan praktik rentenir serupa.

“Setiap laporan warga harus segera ditindaklanjuti. Jangan biarkan warga menderita karena praktik rentenir ilegal,” ujarnya.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

Erwin juga meminta aparat wilayah mendampingi korban membuat laporan ke pihak kepolisian.

Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Rentenir untuk memastikan penanganan berkelanjutan terhadap praktik rentenir yang merugikan masyarakat kecil.

“Ini bukan sekadar soal utang. Ini soal perlindungan warga dan keadilan. Kita harus putus rantai praktik rentenir di Kota Bandung,” tutupnya. (Diskominfo Kota Bandung/Fau)

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan