Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Warga Geger Penemuan Mayat WNA dengan Penuh Luka Sayat

SUBANG  – Penemuan mayat menggegerkan warga Kampung Munjul, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten SubangJawa Barat. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di sebuah kebun dekat kawasan industri, Sabtu (3/1/22026) siang.

Kondisi korban sangat mengenaskan dengan sejumlah luka sayat diduga akibat senjata tajam di bagian leher dan wajah.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh warga yang sedang pulang dari kebun nangka. Sontak, temuan tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Berita Lainnya  707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

Petugas Polsek Cipeundeuy yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, tim Inafis Polres Subang melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti awal.

Berdasarkan temuan awal, korban diduga merupakan WNA yang bekerja di proyek pembangunan kawasan industri tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Kapolsek Cipeundeuy Kompol Kustiawan mengatakan, dari ciri fisik wajah korban, polisi menduga korban bukan warga lokal.

“Awalnya kami dapat informasi dari warga ditemukan sesosok mayat. Jenis kelamin laki-laki, ada bekas luka benda tajam di bagian wajah. Dari ciri wajah sepertinya orang asing,” ujar Kapolsek, Sabtu (3/1/2026).

Berita Lainnya  Liga Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Bonyok Dikeroyok Suporter

Polisi juga masih mendalami apakah korban dibunuh di lokasi penemuan atau jasadnya sengaja dibuang di kebun tersebut. Akses menuju TKP diketahui berupa jalan buntu dan jarang dilalui warga.

Saat ini, kasus penemuan mayat tersebut telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Subang. Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian serta membantu proses identifikasi.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor ke pihak berwajib.***

Berita Lainnya  Demo di Kejagung Ricuh, Massa Aksi dan Polisi Saling Dorong

Sumber : iNews Jabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan