Selasa, Maret 31, 2026
spot_img

UMKM Bekasi Kesulitan Akses KUR, Banyak Beralih ke Rentenir

BEKASI – Sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga terpaksa mencari sumber pinjaman alternatif, termasuk meminjam kepada rentenir dengan risiko bunga tinggi.

Keluhan tersebut mencuat dalam kegiatan Sosialisasi KUR Perumahan dan KPR FLPP yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (21/11/2025).

Para pelaku usaha menyebut proses pengajuan KUR perbankan masih dianggap rumit, mulai dari persyaratan jaminan, seleksi administrasi, hingga lamanya proses verifikasi. Kondisi ini membuat banyak UMKM lebih memilih pinjaman informal meski bunga yang dikenakan jauh lebih besar.

Devi (46), produsen bumbu rendang yang telah berusaha selama 10 tahun, mengaku kesulitan mendapatkan modal karena prosedur pengajuan KUR dinilai menyulitkan.

Berita Lainnya  Sempat akan Dipangkas Purbaya, BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp 335 Triliun

“Agak susah karena persyaratannya susah, aksesnya juga enggak gampang. Terutama ada jaminan. Jadi kami minta dipermudah atuh pak,” ujarnya.

Selama ini, Devi hanya mengandalkan tabungan pribadi dan berharap dapat memperoleh pinjaman Rp 100 juta hingga Rp 500 juta untuk memperluas usaha sekaligus kebutuhan rumah tangga.

Keluhan serupa disampaikan Rini (37), pengusaha katering yang terkendala rapor merah pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akibat kehilangan mobil, yang membuatnya terkena BI Checking.

“Sudah saya bilangin tapi tetap nggak bisa. Akhirnya saya pakai rentenir karena mau pinjem jaminan susah. Harusnya ini jadi jalan keluar,” katanya.

Berita Lainnya  Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

Menteri PKP Mauarar Sirait menilai kendala tersebut muncul akibat lambannya kinerja birokrasi dalam memproses pengajuan masyarakat.

“Harusnya kita bekerja lebih profesional kepada masyarakat. Jangan sampai terlambat-terlambat seperti ini,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk mempercepat akses modal bagi masyarakat. Ia menyebut Presiden Prabowo telah mengalokasikan Rp 130 triliun untuk program KUR Perumahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan, pembelian, hingga renovasi rumah guna mendukung kegiatan usaha.

“Dan tahun depan dipastikan programnya berlanjut. Silakan dimanfaatkan,” ujarnya.

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan pemerintah daerah mendukung penuh percepatan penyaluran KUR. Program tersebut dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh modal usaha hingga Rp100 juta dengan mekanisme yang lebih mudah.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

“Jadi masyarakat tidak pusing lagi dan jangan sampai terjerat judi online dan bank emok untuk usahanya. Kabupaten Bekasi tentu mendukung program ini,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap penyaluran KUR di Kabupaten Bekasi menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran, sehingga pelaku UMKM tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang berisiko tinggi.***

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

BEKASI - Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua...

Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer

BEKASI - Warga Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga ruko yang juga diketahui bekerja sebagai karyawan freelance ayam geprek, di dalam freezer...

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI - Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar...

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban ‘Kecelakaan Maut’ Truk Box Tabrak Warung di Subang

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung membantu keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Bantuan...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan