Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Terbongkar Siapa Sosok Manaf Zubaidi, Mantan Jaksa yang Berdebat dengan KDM

KARAWANG – Manaf Zubaidi, sosok pria paruh baya ini mendadak menjadi sorotan publik, setelah video perdebatannya dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) viral, karena menolak bangunannya yang berdiri di atas lahan PJT II dibongkar petugas.

Yang semakin membuat penasaran publik, beberapa warga menyebut jika Manaf Zubaidi merupakan mantan jaksa yang belakangan terakhir dibongkar kedoknya oleh KDM, karena ketahuan menyewakan lahan PJT II kepada pengusaha/warga seharga Rp 70 hingga 90 juta per tahun.

Berita Lainnya  Warga Bekasi yang Mudik Bisa Titip Kendaraan di Polres atau Polsek, Gratis!

Saat berdebat dengan KDM, Manaf Zubaidi terlihat memakai masker putih, batik merah muda dan topi bertuliskan ‘KKN UBP Karawang’.

Berdasarkan penelusuran Redaksi Opiniplus.com, selain mantan jaksa, Manaf Zubaidi juga dikabarkan merupakan salah satu pengurus Yayasan Buana Pangkal Perjuangan – salah satu kampus swasta ternama di Karawang.

Terpantau di akun instagram @ybpp_karawang , Manaf Zubaidi merupakan salah seorang pengurus Yayasam Buana Pangkal Perjuangan Karawang periode 2025-2030 yang dilantik pada 27 Agustus 2025 lalu.

Berita Lainnya  Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

Sementara dilansir dari TribunNews, Manaf Zubaidi ini pernah diberitakan oleh situs berita Liputan 6 pada Desembmer 2001 dengan judul Akbar Siap Dijadikan Tersangka Kasus Bulog II.

Kemudian, judul berita pada Desember 2001 dengan judul Tim Kejagung Pemeriksa BJ Habibie Berangkat ke Jerman.

Dalam berita tersebut ditulis : Direncanakan, tim yang dipimpin Manaf Zubaidi itu akan memeriksa Habibie selama tiga hari, di Kantor Konsulat Jenderal Kedutaan Besar RI di Jerman.

Berita Lainnya  Jembatan Garuda Cikao Resmi Beroperasi

Langkah tersebut terpaksa diambil setelah mantan Menteri Riset dan Teknologi era Orde Baru itu beberapa kali menolak panggilan Kejagung.

Adapun kasus tersebut menyangkut dugaan korupsi di Bulog yang merugikan negara Rp 40 miliar pada awal 2000.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan