Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Jatiluhur Terendam

Ratusan rumah di Kampung Batu layang, Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta terendam banjir. Ketinggian air banjir bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 1,5 meter.

Kondisi ini terjadi sejak Sabtu (08/3/2025) sore saat hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Purwakarta.

Menurut Kasa, Ketua RT, luapan air datang secara tiba-tiba dan dengan cepat merendam permukiman warga, selain karena curah hujan yang tinggi, juga adanya tanggul jebol sehingga air langsung masuk ke permukiman.

Berita Lainnya  Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

“Kemungkinan ada ratusan, karena dampak banjir ini enggak satu RT, ada RT 5 di sebelah sana RT 9 ada RT 10 ada, sementara di RT saya sekitar hampir 100 KK, ketinggian paling tinggi itu 1,5 meter,” ujar Kasa ditemui awak media di lokasi banjir, Sabtu (8/3/2025) malam.

Pantauan detikJabar, akibat air yang masih terus meninggi, pihak PLN terpaksa mematikan aliran listrik dan lokasi banjir pun gelap gulita, warga yang rumahnya terendam sebagian besar ditinggalkan pemilik, mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berita Lainnya  Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

Sementara petugas gabungan dari BPBD, damkar, TNI-Polri dan relawan terus melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk membantu warga untuk dievakuasi.

Petugas membagi zona penyisiran baik menggunakan perahu karet atau penyisiran secara manual jalan kaki.

“Sebelumnya udah waktu tahun 2010, ini baru parah lagi, biasanya enggak seperti ini, banjir paling sedikit menggenang dari air hujan, ini air langsung ke permukiman karena tanggul Cinangkanya jebol,” bebernya.

Sementara bencana banjir ini dibenarkan oleh Kalak BPBD Purwakarta Heryadi Erlan, sampai saat ini ia masih fokus mengevakuasi warga dan belum melakukan pendataan lebih lengkap.

Berita Lainnya  Karawang Gaduh Video Diduga Pasangan Muda-mudi LBGT yang Asik Berjoged

“Kita masih fokus evakuasi warga, demi keselamatan,” ucapnya singkat. (Detik.com)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan