Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Jatiluhur Terendam

Ratusan rumah di Kampung Batu layang, Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta terendam banjir. Ketinggian air banjir bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 1,5 meter.

Kondisi ini terjadi sejak Sabtu (08/3/2025) sore saat hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Purwakarta.

Menurut Kasa, Ketua RT, luapan air datang secara tiba-tiba dan dengan cepat merendam permukiman warga, selain karena curah hujan yang tinggi, juga adanya tanggul jebol sehingga air langsung masuk ke permukiman.

Berita Lainnya  Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

“Kemungkinan ada ratusan, karena dampak banjir ini enggak satu RT, ada RT 5 di sebelah sana RT 9 ada RT 10 ada, sementara di RT saya sekitar hampir 100 KK, ketinggian paling tinggi itu 1,5 meter,” ujar Kasa ditemui awak media di lokasi banjir, Sabtu (8/3/2025) malam.

Pantauan detikJabar, akibat air yang masih terus meninggi, pihak PLN terpaksa mematikan aliran listrik dan lokasi banjir pun gelap gulita, warga yang rumahnya terendam sebagian besar ditinggalkan pemilik, mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berita Lainnya  AKBP Adri Desas Furyanto Jatuh Didorong Pendemo, Bukan karena Akting

Sementara petugas gabungan dari BPBD, damkar, TNI-Polri dan relawan terus melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk membantu warga untuk dievakuasi.

Petugas membagi zona penyisiran baik menggunakan perahu karet atau penyisiran secara manual jalan kaki.

“Sebelumnya udah waktu tahun 2010, ini baru parah lagi, biasanya enggak seperti ini, banjir paling sedikit menggenang dari air hujan, ini air langsung ke permukiman karena tanggul Cinangkanya jebol,” bebernya.

Sementara bencana banjir ini dibenarkan oleh Kalak BPBD Purwakarta Heryadi Erlan, sampai saat ini ia masih fokus mengevakuasi warga dan belum melakukan pendataan lebih lengkap.

Berita Lainnya  PERADI Karawang 'Kutuk' Insiden Penculikan Anggota Karang Taruna, Desak Polisi Gerak Cepat

“Kita masih fokus evakuasi warga, demi keselamatan,” ucapnya singkat. (Detik.com)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan