Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img

Selain Moge, KPK juga Sita Mercedes-Benz Milik Ridwan Kamil dalam Korupsi Bank BJB

KPK menyita mobil mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) terkait penyidikan kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Merek mobil RK yang disita yakni Mercedes-Benz (Mercy).

“Informasi terakhir mereknya Mercy atau Mercedes,” kata Jubir KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025).

Tessa mengatakan mobil tersebut juga saat ini belum disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Rampasan Negara (Rupbasan) KPK. “Masih ada di bengkel,” ujar Tessa.

Berita Lainnya  Menag Buru-buru Lapor KPK, Sebelum Dituding Lakukan Gratifikasi

Tessa memastikan penyidikan kasus korupsi di Bank BJB saat ini berjalan. KPK mengatakan tiap orang yang dibutuhkan keterangannya akan diperiksa, termasuk RK.

“Pada waktunya nanti kalau seandainya memang penyidik sudah menilai, saksi siapa pun ya tidak hanya saudara RK akan dilakukan pemanggilan,” jelas Tessa.

Dalam kasus ini KPK juga menyita moge milik RK. Moge tersebut sudah dipindah ke Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur. Moge tersebut dipindahkan ke Rupbasan KPK sejak kemarin, Kamis (24/4).

Berita Lainnya  Om Zein dan Abang Ijo Tak Sekompak Saat Kampanye Pilkada Dulu

Dilihat di Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur, moge tersebut memiliki warna hitam. Terdapat tulisan ‘Royal Enfield’ berwarna kuning pada bagian tangki bensin yang merupakan merek dari motor tersebut.

Moge ini terparkir di lantai dasar area parkir gedung Rupbasan KPK. Moge tersebut diparkir bersama dengan deretan barang sitaan lainnya yang diperoleh KPK dari berbagai kasus korupsi yang ditangani.

Moge milik Ridwan Kamil yang disita KPK tersebut sebelumnya berada di Bandung. Motor tersebut disita saat KPK menggeledah rumah RK di Bandung pada Maret 2025 yang lalu.

Berita Lainnya  Maksiat di Bulan Suci Ramadhan, Aparat Gabungan Amankan 26 Pasangan 'Kumpul Kebo'

Sumber : Detik

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polres Karawang Bantah Mandeknya Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Anak 6 Tahun

​KARAWANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) PPA dan TPPO Polres Karawang telah melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah...

Dugaan Suap Proyek, KPK OTT Bupati Cilacap

CILACAP - Tim penyidik Komisi Pemberantasan (orupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan 26 orang lainnya pada Jumat (13/3/2026). Selain...

Program Gentengisasi di Jabar Dimulai, Pemerintah Borong Genteng Jatiwangi Rp 3 Miliar

MAJALENGKA - Pemerintah memulai program gentengisasi di Jawa Barat (Jabar). Nantinya program tersebut akan dilakukan melalui bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni,...

Gus Yaqut Pakai Rompi Orange : Saya Tidak Menerima Uang Sepeser pun…

JAKARTA - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan rasuah kuota haji. Yaqut mengaku tidak pernah menerima uang...

Bupati Rejang Lebong Minta ‘Fee Proyek’ untuk Kebutuhan Lebaran

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi suap ijon proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Tahun Anggaran...

Hukum

Dugaan Suap Proyek, KPK OTT Bupati Cilacap

CILACAP - Tim penyidik Komisi Pemberantasan (orupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan 26 orang lainnya pada Jumat (13/3/2026). Selain...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan