Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

RDP Komisi I, Pensiunan ASN Ancam Golput di Pilkada, Jika ‘Uang Kadeudeuh’ KORPRI Rp 14 Juta Tak Dibagikan

KARAWANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas polemik uang kadeudeuh bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor DPRD Karawang pada Rabu, (10/12/2025).

Dalam RDP tersebut dihadirkan kedua belah pihak bersangkutan, yakni; pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karawang serta perwakilan pensiunan ASN.

Dalam hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Saepudin Juhri meminta Bupati Karawang selaku Dewan Pembina KORPRI turun tangan menyelesaikan polemik ini. Ia menilai, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya di internal KORPRI karena keterbatasan anggaran yang tersedia.

Berita Lainnya  Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

“Persoalannya, dana KORPRI saat ini sekitar Rp7 miliar, sementara tuntutan para pensiunan mencapai Rp14 juta perorang dari 1.191 orang. Dengan kondisi itu, keputusan tidak bisa diambil dalam forum,” ujarnya.

Ancam Golput Jika Rp14 Juta Tidak Terealisasi

RDP tersebut belum menghasilkan kesepakatan, karena itu sejumlah pensiunan ASN menyatakan kekecewaannya karena uang kadeudeuh turun drastis dari Rp14 juta menjadi Rp7 juta perorang.

Uce Supriatna, pensiunan Kepala Sekolah menuntut terealisasikannya uang kadeudeuh sebesar Rp14 juta. Jika tidak, pada Pemilu maupun Pilkada mendatang, ia akan mengajak kerabat terdekat untuk tidak menggunakan hak pilih sebagai warga negara Indonesia.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

“Silahkan aja kalau gak bisa membela para pensiunan mah, bakal ajak murid, menantu, besan, dulur (sodara). Mana penghargaannya kecil, dididik dari kecil tapi gak ngebela,” katanya.

Uce sendiri telah mengabdi sebagai guru – kepala sekolah selama 39 tahun. Ia pensiun pada tahun 2022 lalu, dan berharap mendapatkan apresiasi layak seperti pensiunan terdahulu.

Sementara, pengurus KORPRI Karawang, Abas Sudrajat mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengambil keputusan terkait tuntutan tersebut.

Berita Lainnya  Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Menurutnya, ketidakseimbangan tuntutan pensiun dengan kondisi kas organisasi menyebabkan titik buntu.

“Pengurus inti KORPRI sedang berada di luar daerah untuk kegiatan kemanusiaan. Semua aspirasi pensiunan akan kami laporkan, termasuk usulan terkait opsi pemenuhan data,” tutupnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan