Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Ratusan Orang di Bekasi Jadi Korban Investasi Bodong Bisnis Kosmetik

KOTA BEKASI – Sejumlah perempuan mengaku menjadi korban investasi bodong berkedok bisnis kosmetik.

Beberapa diduga korban itu sudah membuat laporan polisi (LP) dengan mendatangi Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Sabtu (4/10/25).

Laporan itu ditujukan terhadap seorang pemilik usaha bulu mata berinisial BLH yang diduga melakukan penipuan investasi.

Laporan para diduga korban diterima oleh SPKT Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor: LP/B/2473/X/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

Satu korban, Ismayanti (35) mengatakan dirinya merupakan pelanggan di tempat usaha kosmetik dan melihat secara langsung usaha yang dijalankan BLH.

Usai mengetahui usaha tersebut, BLH yang memiliki kontak admin mendapat informasi guna share join investasi.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Penyaluran KPR, Kejari Karawang Tetapkan Tersangka Baru

“Mereka share untuk join investasi kemitraan dengan dijanjikan penghasilan yang lumayan menguntungkan,” kata Ismayanti, Minggu (5/10/2025).

Ismayanti menjelaskan telah bergabung investasi sejak 4 Januari 2025 dan telah menyetor kepada tempat usaha BLH untuk melakukan investasi hingga Rp 45 juta.

Menurut Ismayanti, korban yang serupa dirinya diperkirakan mencapai 100 orang.

Lalu total kerugian yang dialami diduga diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Itu yang kami tahu ya, di luar sana mungkin mitra-mitra yang tidak melapor ada juga, tapi yang kami hitung ya segitu,” tuturnya.

Sementara itu, korban lainnya Tania (27) menyampaikan kalau ia sebelumnya merupakan pelanggan di salon milik BLH.

Berita Lainnya  Satgas Premanisme Polda Jabar Tertibkan Jukir Liar, Calo hingga Penjual Miras

Ia menyetorkan Rp 6,5 juta kepada BLH untuk investasi dari usaha milik pelaku pada bulan Januari 2025.

“Karena kan aku sudah kenal sekitar tahun 2020. Di situ aku save nomernya dong, dan adminnya share-share Investasi gitu dan saya tergiur karena angkanya lumayan,” ucap Tania.

Kemudian pada Januari hingga April 2025, ia mengaku menerima Rp 40.000 per hari dari BLH dan mencapai total Rp 1,8 juta.

Namun, pada Mei hingga Juli, ia mengaku tidak lagi menerima setoran dari hasil usaha yang dilakukan investasi kepada BLH.

“Bulan Agustus saja dijanjikan lagi keuntungan, tapi hanya seratus (Rp 100) ribu, sejak itu sudah dihubungi, beberapa kali dijawab dan hanya dijanjikan saja,” ucapnya.

Berita Lainnya  Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Tania mengungkapkan mewakili para korban lainnya berharap polisi segera melakukan tindak lanjut atas laporan.

Selanjutnya polisi diharap segera menangkap BLH.

“Kami minta ia ditangkap agar tidak ada lagi korban lainnya, cukup kita saja,” pungkasnya.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ratusan Orang di Bekasi Diduga Menjadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Miliaran Rupiah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/869791/ratusan-orang-di-bekasi-diduga-menjadi-korban-investasi-bodong-kerugian-miliaran-rupiah?page=2&s=paging_new.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan