Selasa, Februari 17, 2026
spot_img

Polemik Trans Beken, Sopir Angkot Minta Dirangkul

KOTA BEKASI – Di tengah protes sopir angkot terkait pengoperasian Trans Bekasi Keren (Trans Beken), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi membuka peluang pengembangan fasilitas dan penataan ulang trayek (re-routing) angkutan kota (angkot).

Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar mengatakan, pengembangan angkot sangat memungkinkan dilakukan, baik melalui peremajaan armada maupun penataan ulang trayek.

“Tentu bisa dikembangkan. Bisa dalam bentuk dilakukannya peremajaan, kemudian dilakukannya re-routing,” ungkap Zeno saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, re-routing dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari memperpendek maupun memperpanjang trayek, serta menggabungkan hingga menghilangkan trayek tertentu.

Berita Lainnya  Korupsi Dana Desa untuk Bayar Utang, Mantan Kades di Subang Ditetapkan Tersangka

Menurut Zeno, penataan ulang trayek dimungkinkan seiring pesatnya pembangunan Kota Bekasi yang memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru.

“Jadi di beberapa titik Kota Bekasi ini terjadi geliat ekonomi yang besar, tentu terbuka kemungkinan untuk dilayani oleh angkutan kota,” katanya.

Buka Peluang Angkot Jadi Transportasi Pengumpan

Selain itu, Dishub Kota Bekasi juga membuka peluang penguatan peran angkot sebagai angkutan pengumpan (feeder) yang terintegrasi dengan moda transportasi massal.

“Sangat dimungkinkan angkutan kota ini sebagai feeder dan penguatan untuk melayani beberapa titik angkutan umum massal seperti LRT dan lainnya,” ujar Zeno.

Berita Lainnya  Para Polwan Cantik Subang Berikan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Banjir Pamanukan

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diharapkan dapat menata ulang sistem angkutan kota agar lebih terintegrasi dengan transportasi massal, sekaligus tetap relevan dalam melayani mobilitas masyarakat di kawasan penyangga Jakarta.

Sopir Angkot Minta Dirangkul

Di sisi lain, sopir angkot berharap Pemkot Bekasi merangkul pengusaha dan pengemudi dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang layak di tengah perkembangan moda transportasi massal.

Eri (45), salah satu sopir angkot di Bekasi, mengatakan bahwa dukungan pemerintah dibutuhkan agar angkot tetap bertahan dan mampu beradaptasi.

“Kalau bisa kami ini para sopir angkot dirangkul. Dibuatkan subsidi untuk menghidupkan transportasi umum yang layak bagi masyarakat,” ujar Eri.

Berita Lainnya  Bantu Korban Bencana Tanah Longsor Cisarua, Pramuka Purwakarta Kirimkan Tim SAR

Menurut dia, angkot merupakan bagian dari warisan sistem transportasi perkotaan yang seharusnya dijaga dan dikembangkan.

“Harusnya dibudidayakan biar lebih kreatif. Dan saya sangat mendukung apabila pemkot mau meningkatkan itu,” ujarnya.

Ia menilai, dengan dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah, angkot masih memiliki potensi untuk menjadi moda transportasi yang lebih baik dan kompetitif.***

Sumber : Kompas.com
Foto : pojoksatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Aep Janji Beri Sifa Pekerjaan dan Masukan Adiknya ke Pesantren untuk Jadi Hafidz Qur’an

KARAWANG -  Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh melakukan takziah ke rumah almarhum-almarhumah korban kecelakaan maut truk trailer timpa mobil sedan, di Perumahan CKM Desa...

58% Dana Desa Wajib Dialokasikan untuk Koperasi Desa Merah Putih

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang pengelolaan Dana Desa. Aturan ini mewajibkan 58,03 persen...

Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, MAKI : Cuma Cari Muka!

JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Truk Trailer Timpa Mobil Sedan, Bupati Aep Sampaikan Bela Sungkawa

KARAWANG - Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Karawang mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut truk trailer menimpa mobil sedan, di Jalan Rawagabus, Desa Kondangjaya,...

Kecelakaan Maut Truk Trailer Timpa Mobil Sedan, 3 Orang Tewas Termasuk Balita

KARAWANG - Kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer dan mobil sedan terjadi di Jalan Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang - Jawa...

Peristiwa

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI