Sabtu, Maret 28, 2026
spot_img

PKK Teguhkan Komitmen Dukung Jabar Istimewa

KOTA BANDUNG – Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi peneguhan komitmen Tim Penggerak (TP) dan kader PKK se-Jawa Barat untuk mendukung visi Jabar Istimewa: Lembur Diurus, Kota Ditata.

Ketua TP-PKK Jawa Barat Siska Gerfianti mengatakan, HKG juga sekaligus menjadi momentum penting bagi segenap keluarga besar PKK untuk merefleksikan diri, meningkatkan semangat, dan mengokohkan komitmen dalam menjalankan program-program PKK.

“Peringatan HKG ke-53 memberi makna bahwa karya bakti kita dalam mencapai tujuan gerakan PKK melalui pelaksanaan 10 program PKK memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Siska, pada puncak peringatan HKG ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Selasa (18/11/ 2025).

Siska menjelaskan, tema yang diusung pada HKG ke-53 PKK adalah “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”
Tema ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat, kebersamaan, dan kinerja para pengurus PKK. Terutama bagi kader Dasa Wisma, yang merupakan pelaksana terdepan dalam membina keluarga dan masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK.

Kegiatan HKG ke-53 diikuti 3.000 kader dan para ketua serta pengurus TP-PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Berita Lainnya  Bupati Aep Pastikan Stok BBM di SPBU Aman Jelang Arus Mudik Lebaran

Menurut Siska, 3.000 pengurus dan kader yang hadir di Sabuga hanya sebagian kecil dari jumlah kader yang ada di Jawa Barat.

Data terbaru menunjukkan, saat ini Jabar memiliki 1.354.415 kader, dengan rincian 831.799 kader umum dan 522.616 kader khusus. Jumlah ini belum termasuk 186.695 jumlah pengurus TP PKK kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

“Sejak kami dilantik pada 11 Maret lalu, kami para peggurus TP PKK provinsi dan kabupaten/kota maupun kecamatan dan desa/kelurahan terus menggulirkan kegiatan di tengah masyarakat. Kami mencatat di Jawa Barat jumlah kegiatan yang telah dilaksanakan sebanyak 91 kegiatan, baik kegiatan lapangan maupun webinar,” ucapnya.

Lebih jauh Siska menjelaskan, dalam rangkaian HKG ke-53 TP PKK Jawa Barat telah melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain pemeriksaan mata dan pembagian 28 ribu kacamata gratis. Kunjungan belasungkawa atas wafatnya seorang ibu muda beserta dua anaknya yang diduga melakukan bunuh diri. Pendampingan PKK dan Posyandu terkait kasus Raya, seorang balita yang meninggal akibat cacingan di Sukabumi.

Kegiatan lainnya antara lain bakti sosial TP-PKK bersama Lions Club dan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak (APSAI) Jawa Barat di Pangandaran dan peresmian jembatan gantung Cimeta yang menjadi penghubung sejumlah desa di Kabupaten Bandung Barat.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Matangkan Kerja Sama Pengelolaan Sampah dengan PT. Asiana

TP-PKK Jawa Barat juga terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan unggulan Pemda Provinsi Jawa Barat, seperti Gerakan Nyaah ka Indung, Abdi Nagri Nganjang ka Warga, Gapura Sri Baduga, dan lain-lain.

“Ini belum termasuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pengurus kelompok kerja (Pokja), mulai Pokja I sampai IV. Kami juga secara simultan berpartisipasi dalam kegiatan TP-PKK Pusat, baik yang dilaksanakan di Jawa Barat maupun nasional,” ujarnya.

Turut hadir ribuan kader PKK antara lain perangkat daerah Provinsi Jawa Barat, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, pimpinan organisasi perempuan, sesepuh PKK Jawa Barat, dan undangan lainnya.

Penghargaan Adhi Bhakti PKK

Siska menjelaskan momentum HKG juga menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adhi Bhakti kepada senumlah kader yang telah mendedikasikan hidupnya untuk PKK. Terdapat tiga kategori Adhi Bhakti sesuai masa pengabdian kader yang bersangkutan, meliputi kategori utama (25 tahun), madya (15 tahun), dan pratama (10 tahun).

“Kami mengusulkan 51 orang untuk kategori umum, 75 orang kategori madya, dan 25 lategori pratama. Alhamdulillah dari usulan tersebut hampir seluruhnya mendapat persetujuan. Hanya satu orang gugur, sehingga total penerima penghargaan dari Jawa Barat sebanyak 150 orang. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya mendapat anugrah pin emas,” katanya.

Berita Lainnya  Tak Ada WFA, ASN Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Delapan orang penerima pin emas Adhi Bhakti disematkan pada puncak peringatan HKG ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sementara tiga nama lainnya sudah disematkan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional PKK di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 8 Juli 2025 lalu.

Delapan penerima pin emas adalah Khodijah yang telah mengabdi sebagai kader PKK selama 50 tahun dari Kabupaten Kuningan, Titin Sumarni (40 tahun, Kota Sukabumi), Atih (43 tahun, Kota Bandug), dan Euis Tuti Supriyati (48 tahun, Kota Bandung).

Berikutnya adalah Murni Murtini (45 tahun, Kabupaten Bandung Barat), Sri Rejeki Indriastuti (45 tahun, Kota Cimahi), Sumaryatun (40 tahun, Kota Bekasi), dan Wildawati (44 tahun, Kota Bandung). (TP-PKK Jawa Barat/UPI).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan