Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Normalisasi Sungai Tak Kunjung Dilakukan, Kang Rey Tagih Janji BBWS

SUBANG – Rencana normalisasi sungai-sungai di wilayah Pantura – Subang tak kunjung direalisasikan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Padahal normalisasi tersebut dinilai menjadi salah satu solusi penanganan banjir di Subang.

Hal ini disampaikan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), saat mengunjungi korban banjir di wilayah Pamanukan, Senin (26/1/2026).

Didampingi Kapolres dan Dandim 0605/Subang, Kang Rey menegaskan bahwa sungai-sungai besar di Pamanukan merupakan otoritas BBWS, bukan Pemkab Subang.

Oleh karenanya, ia menagih janji BBWS untuk segera melakukan normalisasi sungai-sungai tersebut.

Berita Lainnya  Pegawai Bea Cukai Gunakan Safe House Khusus untuk Simpan Uang Korupsi

“Ini kan kewenangan BBWS. Bukan Pemda tidak mau bertindak atau menutup mata, namun jika sungai itu dikerjakan oleh kami menggunakan anggaran daerah, maka secara aturan akan menjadi temuan BPK. Kami tidak bisa melampaui kewenangan tersebut,” kata Kang Rey, dilansir dari PikiranRakyat.

Melihat kondisi ribuan rumah di enam kecamatan yang terdampak banjir, Kang Rey tidak ingin lagi ada alasan birokrasi yang mengorbankan rakyat. Oleh karenanya, ia merangkul jajaran Forkopimda untuk menekan BBWS agar segera merealisasikan janjinya.

Berita Lainnya  Pemkab Subang Resmi Cabut Status Darurat Banjir Pantura

“Maka dari itu, hari ini saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim Subang menyatakan sikap bersama. Kami mendorong dan meminta BBWS untuk segera menormalisasi sungai di Pamanukan. Ini mendesak!,” katanya.

Menurut Kang Rey, normalisasi adalah satu-satunya cara mengantisipasi agar bencana tahunan ini tidak terus menjadi “ritual” yang menyengsarakan warga saat musim hujan tiba.

Sembari menunggu respons dari BBWS, Kang Rey menjamin Pemkab Subang akan mengambil peran di sektor yang menjadi otoritasnya, yakni pelayanan administrasi pascabencana.

Berita Lainnya  Bersihkan Nama Baik dari Fitnah, Manaf Zubaidi Persiapkan Gugatan Hukum

Ia memerintahkan aparat kecamatan hingga desa untuk mendata dokumen penting warga yang hilang atau rusak akibat banjir.

“Sambil kita dorong pusat soal sungai, Pak Camat harus gerak cepat data ijazah, sertifikat tanah, atau dokumen kependudukan warga yang hilang. Kita fasilitasi komunikasinya ke instansi terkait agar masyarakat tidak rugi dua kali,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI