BEKASI – Untuk mengatasi persoalan kemacetan di area simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) di Kecamatan Cikarang Utara, Pemkab Bekasi akan merelokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL).
Rencananya, relokasi para pedagang di pasar tumpah SGC ini akan dilakukan secara bertahap mulai Februari 2026 mendatang.
Hal ini ditegaskan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat meninjau pasar tumpah di SGC, Rabu (21/1/2026).
“Relokasi adalah solusi penataan pasar sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan ini,” tuturnya.
Melalui kesempatan ini, Plt Bupati Bekasi berdialog dengan para pedagang dan warga sekitar.
Hasilnya, disepakati penataan dilakukan bertahap dan mengedepankan pendekatan secara persuasif.
“Kita tadi sudah diskusi dengan masyarakat sekitar. Insya Allah penanganan dilakukan bertahap, mulai Februari pedagang yang berada di pinggir jalan akan kita relokasi ke Jalan Tumaritis,” katanya.
Asep Surya menjelaskan, Jalan Tumaritis merupakan aset pemerintah yang selama ini dikenal sebagai jalan mati dan dinilai cukup representatif untuk dijadikan lokasi baru bagi para pedagang.
Dengan upaya relokasi itu, ruas jalan utama di depan Sentra Grosir Cikarang akan difungsikan kembali sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan.
“Nanti di sini akan kita relokasi semua pedagang. Jalan di depan SGC hanya difungsikan untuk kendaraan besar maupun kecil, tidak ada lagi pedagang di membuka lapak badan jalan,” katanya.
Plt Bupati mengungkapkan, berdasarkan data sementara terdapat lebih dari 500 lapak pedagang yang akan direlokasi. Jumlah itu dinilai masih mampu ditampung ke lokasi baru sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.
“Ini salah satu solusi penanganan kemacetan. Kita tidak memungkiri, sampai sekarang kemacetan masih sering terjadi, terutama saat menjelang malam dan di pagi hari,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan secara menyeluruh, mulai dari merapihkan jalan hingga perbaikan saluran air agar kawasan pasar yang baru nanti lebih tertata, nyaman dan aman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.***





