Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Kritik Tajam untuk Patrick Kluivert, Pelatih Timnas Atau Pelatih Tarkam

JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapat kritik tajam. Anggota DPR RI, Andre Rosiade menyebut Kluivert seperti pelatih tarkam.

Laga terakhir Indonesia di babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang menjadi sorotan Andre. Indonesia kalah telak dari Jepang dengan skor 0-6 pada bulan Juni lalu.

Andre menyoroti bahwa Kluivert langsung jalan-jalan selepas kekalahan telak Indonesia. Politisi partai Gerindra itu menegaskan bahwa semestinya meneer Belanda itu tidak liburan di Jepang.

“Saya sengaja bongkar sekarang supaya publik paham kondisi psikologis kita semua, di saat suporter itu bersedih di Osaka, lagi sedih, kecewa mereka war tiket, mereka cari tiket berangkat ke osaka, mungkin ribuan, ada 7 ribu yang dapat tiket nonton bola itu,” kata Andre dalam rilis yang diterima detikSport.

Berita Lainnya  Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Pemerasan THR Lebaran

“Mereka masih bersedih di Osaka, eh kawan ini yang pelatih Patrick Kluivert ini jalan-jalan ke Kyoto,” kata dia menambahkan.

“Seharusnya habis kalah dia melakukan evaluasi ini langsung abis kalah dua hari kalau ga salah. Hari ini kalah nih besok masih di Osaka dia, besoknya lagi lusa dia kek Kyoto,” kata Andre.

Andre juga menyoroti fasilitas yang didapat oleh Kluivert selama menjadi nahkoda Timnas Indonesia. Dia membandingkan dengan pelatih Timnas sebelumnya, Shin Tae-yong.

Berita Lainnya  Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

“Fasilitas apa sih yang kurang bagi kepelatihan Patrick Kluivert dkk ini, apa? Mohon maaf kalau Shin Tae-yong 5 atau 9 saya nggak tahu timnya, tapi kalau Patrick ini 14 orang, mereka dari luar negeri difasilitasi tiket business class. Kalau zamannya Shin Tae-yong, Korea informasi ordal saya itu hanya mendapatkan tiket Business class itu setahun hanya dua kali dibiayai PSSI ke Korea, dua kali setahun,” kata Andre Lagi.

Berita Lainnya  Demo Tak Ditanggapi, Dedi Mulyadi Malah Sebar Konten Framing Mahasiswa

Kluivert lebih banyak ada di Belanda atau Eropa dibanding di tanah air. Menjelang FIFA Matchday bulan Juni, Kluivert cs baru ada di tanah air beberapa pekan sebelum pertandingan melawan China.

“Ikatan batinnya kurang, engagement kurang sehingga dia kayak pelatih tarkam, ada pertandingan dia datang,” kata Andre.

Bersama Indonesia, Kluivert sudah menjalani empat pertandingan. Hasilnya, Indonesia menang dua kali dan kalah dua kali.***

Sumber : DetikSport

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan