Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Korban Banjir dan Longsor di Sukabumi Dapatkan Bantuan Logistik

SUKABUMI – Masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperoleh bantuan mencakup kebutuhan pangan, kesehatan, kebersihan, serta perlengkapan pendukung aktivitas sehari-hari.

Selain bantuan logistik, masyarakat juga menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi masyarakat terdampak di wilayah Gunung Geulis RW 05, Desa Cisolok. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Susanto August Satria mengatakan, bantuan diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana.

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

“Melalui program ini, kamk berupaya membantu meringankan beban warga serta mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca bencana,” kata Satria.

Kegiatan ini menurut Satria, menunjukkan komitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam berbagai kondisi. Serta menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Melalui langkah tanggap dan koordinasi yang solid, upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak serta membantu warga kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

Perwakilan Kecamatan Cisolok Andri Fermansyah menyampaikan apresiasi atas kepeduliannya  terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada warga kami. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat tetapi juga memberikan semangat baru bagi kami semua untuk terus bangkit,” papar Andri.

Banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Cisolok dan Cikakak berdampak cukup besar bagi warga.

Berdasarkan data per 1 November 2025 tercatat 1.109 kepala keluarga (3.732 jiwa) terdampak dengan sebagian masih mengungsi.

Berita Lainnya  Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

Ratusan rumah mengalami kerusakan, sedangkan fasilitas umum seperti jembatan, saluran air, sekolah, tempat ibadah, dan lahan pertanian juga ikut terdampak.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan