Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

KBC Desak APH Berhenti Lakukan Pendampingan Proyek-proyek APBD

KARAWANG – Lembaga kajian Karawang Budgeting Control (KBC) menilai pola pikir dan arah pembangunan di Kabupaten Karawang perlu segera dibenahi secara menyeluruh. Persoalan utama bukan terletak pada kekurangan anggaran atau regulasi, melainkan pada lemahnya tata kelola proyek, khususnya dalam sistem tender, independensi Pokja–ULP, serta model pengawasan yang dinilai kehilangan objektivitas.

KBC mencatat, dalam sejumlah proyek besar berbasis APBD yang dilelang melalui sistem LPSE, masih ditemukan indikasi kuat praktik perusahaan joki. Perusahaan-perusahaan tersebut kerap memenangkan tender bernilai besar, namun tidak memiliki kapasitas teknis yang sepadan dengan spesifikasi pekerjaan. Akibatnya, kualitas proyek rendah, pekerjaan dialihkan ke pihak lain, dan berujung pada masalah hukum maupun temuan audit.

“Digitalisasi tender tidak otomatis menghadirkan keadilan. Jika manusianya masih bisa direkayasa, maka LPSE hanya menjadi formalitas administratif,” tutur Direktur Eksekutif KBC, Ricky Mulyana, melalui rilis ke Redaksi Opiniplus.com.

Berita Lainnya  Masyarakat Arus Bawah Sarankan Sekda Subang Mundur

Masalah lain yang disoroti adalah independensi sumber daya manusia pada Pokja dan ULP. Dalam praktiknya, posisi Pokja dinilai rentan terhadap intervensi, baik dari kepentingan politik, birokrasi, maupun tekanan eksternal lain apalagi sudah beredar rumor kepala barjas mau di pindah tetapi sampai hari ini tidak ada realisasinya.

Kondisi ini membuat evaluasi teknis sering kali dikalahkan oleh kompromi non-teknis. Tidak adanya sistem perlindungan terhadap Pokja yang berintegritas memperparah situasi, sehingga keputusan tender cenderung “aman secara administratif”, tetapi bermasalah secara substansi.

KBC juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan proyek. Konsultan pengawas dan inspektorat dinilai belum sepenuhnya independen. Hal ini tercermin dari banyaknya temuan audit yang berulang dari tahun ke tahun, tanpa koreksi struktural yang nyata.

Berita Lainnya  Wajah Ridwan Kamil di Undepass Dewi Sartika - Kota Depok Dicopot

“Jika temuan selalu berulang, itu bukan kegagalan mendeteksi, melainkan kegagalan memperbaiki sistem,” katanya.

Sikap paling tegas disampaikan Ricky terkait keterlibatan kejaksaan dalam pendampingan proyek APBD, baik melalui pola lama seperti TP4D maupun skema pendampingan lain yang kini masih berlangsung.

Menurut KBC, keterlibatan aparat penegak hukum dalam pengelolaan dan mekanisme tender proyek merupakan kekeliruan serius karena berpotensi menimbulkan konflik peran. Aparat hukum seharusnya berdiri di posisi penindakan, bukan pendampingan teknis.

“Kami sejak awal 2019 memprotes program TP4D karena jaksa terlalu jauh masuk ke pengelolaan proyek. Hari ini, pola itu terulang. Ketika jaksa ikut terlibat sejak awal, maka independensinya sebagai penegak hukum ikut tergerus,” ujar Ricky.

Berita Lainnya  Warga Setu-Bekasi Heboh Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang

Kondisi ini dinilai berbahaya, karena ketika proyek bermasalah, proses penindakan berpotensi bias akibat adanya jejak pendampingan sebelumnya.

KBC mendesak pemerintah daerah dan Kejari Karawang menghentikan program pendampingan APH dalam mekanisme tender proyek dan lebih pada memperkuat inspektorat yang independen, serta menindak tegas perusahaan joki dan peran kejaksaan menindaklanjuti temuan audit secara struktural.

“Pembangunan yang sehat lahir dari proses yang jujur, bukan dari ketakutan dan kompromi,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI