Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Isak Tangis dan Sujud Syukur Warnai Pelantikan 5.932 PPPK Paruh Waktu Subang

SUBANG – Sebanyak 5.932 tenaga honorer di Kabupaten Subang resmi dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada acara yang digelar di Alun-alun Subang, Kamis (27/11/2025).

Suasana pelantikan penuh haru. Sorak-sorai, isak tangis, dan sujud syukur tampak mewarnai momen tersebut. Banyak diantara para honorer yang telah mengabdi belasan tahun akhirnya mendapatkan kepastian status atas kerja dan pengabdian mereka.

Salah satunya adalah Chandra (36), warga Desa Ponggang, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang. Setelah 18 tahun mengabdi, ia akhirnya dilantik menjadi PPPK paruh waktu.

“Ini sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Chandra kepada Purwasuka Viva.

Sejak tahun 2007, Chandra mengabdi di kantor Satpol PP pada bidang Ketertiban Umum (Tibum). Ia ditugaskan menjaga keamanan di kompleks Kantor Pemerintahan Daerah Subang hingga hari pelantikannya.

Berita Lainnya  Menimipas dan Bappisus Sidak Lapas Cibinong, Sejumlah Fasilitas Mewah Sudah Dikosongkan

Pria yang disebut berwajah mirip Gayus Tambunan (mantan PNS Ditjen Pajak) ini juga berusaha meningkatkan kapasitas dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 1.

“Doa saya didengar. Ini bisa menguatkan perekonomian keluarga,” tuturnya usai melakukan sujud syukur.

Di tengah pengabdiannya sebagai honorer, Chandra menyambi berjualan makanan ringan kepada PNS dan masyarakat umum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kini, ia bertekad untuk lebih profesional menjalankan tugas sebagai ASN.

Meski kontrak sebagai PPPK paruh waktu hanya satu tahun, Chandra optimistis akan diperpanjang jika ia menjalankan tugas sesuai tupoksi.

Kisah Haru Lain: Imas Suhartini Menangis Bahagia

Berita Lainnya  Bupati Karawang Resmikan Bantuan 8 Rumah Baru untuk Lansia

Senada dengan Chandra, Imas Suhartini — tenaga honorer di Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Subang — juga meluapkan kebahagiaannya dengan isak tangis.

Setiap hari ia harus menempuh perjalanan 15 kilometer dengan motor menuju kantor. Setelah belasan tahun mengabdi tanpa kepastian status, akhirnya ia menerima Surat Keputusan (SK) PPPK paruh waktu.

“Alhamdulillah, akhirnya saya resmi menjadi ASN,” kata Imas sambil menahan tangis.

Imas kerap membantu berbagai kegiatan dinas, mulai dari Operasi Pasar Murah (OPM), pengecekan harga sembako di pasar, hingga kegiatan rutin lainnya.

“Malam sebelum pelantikan, saya dan keluarga membaca Alhamdulillah. Semoga status ASN ini membawa manfaat bagi masyarakat Subang,” ujarnya.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Bank BJB Siap Tampung SK PPPK Paruh Waktu

Para PPPK paruh waktu Subang juga mendapat kabar baik lainnya: SK mereka dapat dijaminkan di Bank BJB ketika membutuhkan pinjaman, serupa dengan fasilitas yang diterima PNS.

“Barusan ada chat masuk lewat WhatsApp, menawarkan pinjaman,” kata Yudi, salah satu PPPK paruh waktu.

Ia tertarik mengambil pinjaman tersebut karena membutuhkan kendaraan bermotor untuk menunjang tugasnya sebagai ASN.

“Ya pasti ambil lah. Banyak juga rekan-rekan yang mau gadai SK-nya,” tuturnya.

Sumber : Viva.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Polisi Telusuri Insiden Pemotor Dipukuli dan Diacungkan Celurit di Purwakarta

Peristiwa pemukulan pengendara motor (pemotor) yang viral di wilayah Campaka arah Cimaung, Kabupaten Purwakarta, saat ini sedang dalam penelusuran dan penyelidikan intensif oleh Satreskrim...

Aksinya Terekam CCTV, Pria Berbaju Loreng Gasak HP Karyawan SPBU

Aksi dugaan pencurian telepon genggam (HP) oleh seorang pria berpakaian kaos dan celana loreng terekam kamera CCTV di salah satu SPBU di Kabupaten Barru,...

Pasca Temuan Ombudsman, Kemenimipas Nonaktifkan Kalapas dan Empat Pejabat Struktural Lapas Cibinong

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi menonaktifkan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putanto beserta empat pejabat struktural lainnya pada Sabtu (26/9/2026). Penonaktifan...

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Hukum

Pasca Temuan Ombudsman, Kemenimipas Nonaktifkan Kalapas dan Empat Pejabat Struktural Lapas Cibinong

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi menonaktifkan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putanto beserta empat pejabat struktural lainnya pada Sabtu (26/9/2026). Penonaktifan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan