Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Dukung Akses Stasiun Kereta Cepat KCIC, Komisi V DPR RI Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan

KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menggelar rapat strategis dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, jajaran anggota Komisi V DPR RI, serta perwakilan dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, KAI, dan KCIC, di stasiun kereta cepat Karawang, Kamis 27 November 2025.

Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari tersebut membahas percepatan pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Karawang, khususnya akses menuju Stasiun Kereta Cepat KCIC dan konektivitas antar kawasan industri Karawang–Bekasi–Cikampek.

Berita Lainnya  Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Dalam pertemuan itu, Bupati Aep menekankan pentingnya integrasi infrastruktur transportasi untuk mendukung aktivitas industri dan mobilitas masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa keberadaan Stasiun KCIC di Karawang memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan stasiun KCIC di Karawang bisa meningkatkan roda perekonomian. Karena itu, akses gerbang tol langsung menuju kawasan KCIC menjadi penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta cepat Whoosh,” ujar Bupati Aep.

Berita Lainnya  Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

Rencana pembangunan akses tol langsung menuju stasiun juga dinilai mampu membuka peluang investasi baru, sekaligus memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Kolaborasi antarinstansi, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun operator transportasi, diharapkan dapat mempercepat realisasi konektivitas terintegrasi tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan anggota Komisi V DPR RI menyampaikan dukungan terhadap upaya Kabupaten Karawang dalam memperbaiki jaringan transportasi dan meningkatkan kesiapan infrastruktur pendukung kawasan industri.

Berita Lainnya  Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Mereka menegaskan bahwa kebutuhan konektivitas Karawang sebagai simpul ekonomi nasional harus menjadi perhatian pemerintah pusat.(prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan