Sabtu, April 4, 2026
spot_img

Dualisme KADIN Kota Bekasi Temui Titik Temu

KOTA BEKASI – Dualisme kepemimpinan di tubuh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir akhirnya menemui titik temu.

Dua kubu yang sebelumnya saling mengklaim legitimasi—kubu HM Gunawan (periode 2021–2026) dan kubu Qadar Ruslan Siregar—sepakat mengakhiri konflik dan menggelar musyawarah kota (Mukota) bersama pada April 2026.

Kesepakatan itu dicapai setelah rapat gabungan yang dihadiri kedua belah pihak serta pengurus KADIN Jawa Barat. Forum tersebut menjadi respons atas arahan tingkat provinsi agar dualisme di Kota Bekasi segera disudahi.

Berita Lainnya  Nekat Masuk Tol, Puluhan Truk Sumbu 3 Diputarbalik Petugas

Qadar Ruslan Siregar mengatakan rekonsiliasi dilakukan atas dasar kepentingan organisasi yang lebih besar.

“Kami diminta bersatu dan melaksanakan Mukota bersama KADIN Kota Bekasi. Tadi sudah rapat gabungan antara pengurus Pak Gunawan dan pengurus kami,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Menurut Ruslan, Mukota bersama direncanakan berlangsung pada akhir April. Kepanitiaan akan dibentuk secara kolektif, melibatkan unsur dari kedua kubu.

“Kedua belah pihak sepakat KADIN itu satu dan harus direkonsiliasi menuju organisasi yang lebih baik,” katanya.

Berita Lainnya  Askun : Gratiskan Parkir RSUD Karawang, Atau...

Pernyataan senada disampaikan HM Gunawan. Ia menyebut penyelenggaraan Mukota akan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pembentukan steering committee (SC) dan organizing committee (OC).

“Pada akhirnya akan terbentuk KADIN yang utuh, satu, dan tidak terpecah-pecah,” ujar Gunawan.

Dualisme kepengurusan sebelumnya memunculkan kebingungan di kalangan pelaku usaha di Kota Bekasi, terutama terkait representasi resmi organisasi dalam berbagai forum kemitraan dengan pemerintah daerah dan dunia usaha.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, kedua pihak berharap legitimasi kepengurusan ke depan diperoleh melalui mekanisme organisasi yang disepakati bersama.

Berita Lainnya  Puncak Arus Balik di Karawang Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Mukota April mendatang akan menjadi momentum krusial untuk menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus menguji konsistensi rekonsiliasi yang telah disepakati.***

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Sita 250 Juta di Rumah Ono Surono, Kuasa Hukum : itu Uang Arisan Keluarga

BANDUNG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan terhadap dua rumah milik Ketua DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) Ono Surono di Kabupaten...

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan