Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Cekcok Rebutan Lahan Parkir, Ketua Ormas di Bekasi Ditangkap

Video memperlihatkan seorang pria mengaku anggota ormas dan warga cekcok mulut di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Percekcokan dipicu rebutan lahan parkir.

Percekcokan itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, seorang pria berjaket hitam dan bertopi terlihat adu mulut dengan dua orang warga yang menjaga parkiran.

Dinarasikan bahwa pria berjaket itu adalah dari sebuah ormas. Disebut-sebut, pelaku datang menemui tukang parkir dan meminta warga tersebut untuk menyetor kepadanya.

Peristiwa itu terjadi di sebuah parkiran lapak pecel lele di Kampung Selang Cironggeng RT 001 RW 004, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (1/6/2025) sore.

Berita Lainnya  Korupsi Dana Desa untuk Bayar Utang, Mantan Kades di Subang Ditetapkan Tersangka

Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Bintang Baskoro mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian viral itu. Pelaku ditangkap.

“Pelaku satu orang inisial N alias K. Dia ketua ormas Maung Jagat Nusantara,” kata Bintang dalam keterangannya, Kamis (5/6).

Bintang menjelaskan, tersangka N alias K sejak awal Mei 2025 datang menemui penjaga parkiran di lokasi tersebut. Dia menawarkan kepada tiga orang saksi untuk menjaga parkir di lokasi dengan syarat harus menyetor uang kepadanya.

“Tersangka N menawarkan pekerjaan menjaga parkir di TKP dengan syarat menyetorkan uang Rp 25 ribu per hari, kemudian saksi HS, SE, dan IU menyepakati hal itu,” jelasnya.

Berita Lainnya  Polisi Selidiki Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang yang Buat Heboh Warga Bekasi

Ketiga saksi tersebut kemudian menjaga parkiran di lokasi. Awalnya setoran uang keamanan Rp 25 ribu berjalan lancar.

“Hingga kemudian pembayaran uang keamanan tersebut tersendat dikarenakan cuaca yang sering hujan dan sepi pengunjung,” ucapnya.

Karena pembayaran tersendat, pada 24 Mei 2025, tersangka N alias K menyuruh ketiga saksi untuk berhenti menjaga parkir di tempat tersebut.

“Namun, pada hari Minggu, 1 Juni 2025, sekira jam 15.30 WIB, ketiga saksi kembali datang ke tempat parkir untuk memarkir kendaraan di tempat tersebut, yang mana tak lama kemudian datang tersangka dan berkata ‘jangan ngerecokin parkiran’ dan tak lama kemudian pergi meninggalkan TKP,” katanya.

Berita Lainnya  Guru Sekolah 'Ngawaluy', Om Zein Semprot Pejabat Dinas Pendidikan

Pada hari yang sama berselang setengah jam kemudian, tersangka N alias K menuduh saksi HS membawa senjata tajam. HS menyangkal hingga kemudian terjadi cekcok mulut.

“Setelah cekcok mulut, akhirnya Saudara N alias K pergi meninggalkan TKP. Berselang 15 menit kemudian kembali datang Saudara N alias K, yang mana saat itu Saudara N alias K langsung meminta maaf dan ketiga saksi tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Sumber : Detik

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ajukan Praperadilan, Gus Yaqut Melawan

JAKARTA - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gua Yaqut melawan penetapan tersangka oleh KPK dengan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan....

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Pengurus Dekranasda Karawang Resmi Dikukuhkan

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang Periode Tahun 2025–2030 yang dilaksanakan pada...

Malu Lahirkan Anak di Luar Nikah, Pasangan Sejoli Tinggalkan Bayi di Apartemen

KOTA BEKASI - Sepasang kekasih berinisial RO (22) dan NM (24) ditangkap setelah menelantarkan bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah unit apartemen di...

Pedagang Pasar Tumpah Simpang SGC Direlokasi 13 Februari

BEKASI – Pasca mendapatkan penolakan dari warga  di Jalan Tumaritis, Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya memutuskan kembali untuk merelokasi ratusan pedagang di pasar tumpah simpang...

Peristiwa

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI