Sabtu, Maret 28, 2026
spot_img

Catatan Akhir Tahun 2024, Bahaya ‘Throning’ bagi Gen-Z

MENGAKHIRI akhir tahun 2024 dan mengawali awal tahun 2025, banyak fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Khususnya di era digital, fenomema ‘throning’ sedang viral di kalangan Gen Z yang acap kali membangun pergaulan lewat media sosial.

Secara harfiah ‘thron’ berarti tahta atau kekuasaan. Sehingga ‘throning’ dapat diartikan sebagai perilaku mencari pasangan dengan status sosial lebih tinggi atau pengaruh besar untuk meningkatkan citra diri.

‘Throning’ dipengaruhi oleh tekanan sosial dan ekonomi, khususnya bagi mereka kalangan Gen Z yang sering memamerkan status pribadi di media sosial.

Dalam menjalin hubungan atau mencari pasangan, throning berorientasi pada status sosial, ketimbang membangun koneksi emosional.

Sehingga sebagian besar kasuistik, pendekatan sosial dengan cara ini hanya melahirkan kebahagiaan semu dan berdampak buruk pada kesehatan mental.

Throning bukan hanya sekedar fenomena sosial biasa. Karena fenomena ini dapat mengubah cara pandang orang di dalam memandang hubungan di era modern atau digital.

Dan fenomena ini muncul karena tekanan media sosial, sehingga validitas sosial dan harga diri dianggap penting untuk dipamerkan di dalam membangun pergaulan di media sosial.

Pada dasarnya ‘throning’ hampir mirip dengan matre atau ‘gold digger’. Tetapi cakupan throning lebih luas dengan orientasi kekuasaan, popularitas, dan pengaruh, bukan hanya sekedar materi.

Meski terlihat mewah, throning memiliki sisi gelap tersendiri. Yaitu dimana fenomena ini dapat mengakibatkan stres, kecemasan sosial atau gangguan mental lainnya.

Karena throning menuntut seseorang untuk selalu tampil populer dan berkuasa di dalam mendapatkan validitas sosial dari orang lain.

Sisi negatif lainnya, throning sulit menciptakan huhungan yang autentik. Karena throning selalu menjalin hubungan yang didasarkan pada status sosial, sehingga sulit untuk menciptakan koneksi emosional yang tulus.

Cara Menghindari Dampak Negatif Throning

Pertama, tentu saja seseorang harus memandang jika prioritas membangun hubungan itu harus didasarkan pada rasa hormat dan nilai bersama, serta membangun koneksi emosional.

Berhenti menilai orang hanya dari sisi materi. Dan fokuslah mencari pasangan yang jujur dan selalu mendukung anda didalam menjadi pribadi yang sempurna.

Kedua, mengedukasi kepribadian adalah salah satu cara menghindari dampak negatif throning. Doktrin-lah diri anda sendiri bahwa membangun hubungan yang baik itu adalah hubungan yang jujur, saling menghormati dan saling mendukung.

Ketiga, ciptakanlah lingkungan yang sehat. Karena dikelilingi keluarga, saudara, sahabat atau orang-orang yang positif lainnya dapat meneguhkan pendirian anda di dalam validasi sosial.

Pertahankan perspektif yang sehat dalam membangun hubungan. Sekali lagi ingat, jangan hanya sekedar menilai seseorang dari sisi materi saja!.

Semoga bermanfaat!

Penulis
Dr. Anwar Hidayat, SH,. MH.
Akademisi/Anggota DPRD Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan