Sabtu, April 4, 2026
spot_img

BGN : MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Badan Gizi Nasional (BGN) mengatakan menu yang disajikan adalah yang bisa tahan hingga 12 jam, menunggu waktu berbuka puasa.

Dilansir detikHealth, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan jenis menu MBG selama Ramadan akan disesuaikan. Makanan yang disiapkan merupakan menu siap santap yang diklaim bakal tahan cukup lama.

“Tentu saja menu-menu yang siap santap, tetapi tahan lama,” tegas Dadan usai rapat dengan Komisi IX DPR RI pada Selasa (20/1/2026).

Berita Lainnya  Bupati Aep Ngantor Pakai Mobil Listrik Pribadi, Sekda Pakai Sepeda Motor

Menu MBG selama bulan puasa akan diisi dengan bahan makanan yang tetap bernutrisi meski praktis dan sederhana. Selain mempertimbangkan nilai gizi, ketahanan makanan hingga waktu berbuka puasa juga diperhitungkan.

Dadan mencontohkan beberapa makanan yang akan menjadi menu MBG selama bulan Ramadan. Antara lain kurma, telur rebus, buah, dan abon.

“Contoh misalnya kurma, ya. Telur rebus, buah, kemudian abon. Penganan-penganan lokal yang bisa tahan lama, misalnya kue,” kata dia.

Pola Sudah Berlaku pada Ramadan Tahun Lalu

Dadan menegaskan bahwa pola distribusi MBG saat bulan puasa ini sebenarnya bukan hal baru. Menurutnya, skema pemberian MBG saat Ramadan sudah diterapkan sejak Ramadan tahun 2025.

Berita Lainnya  Kang Rey Janji Naikan Honor Relawan Tagana Jadi Rp 1 Juta

“Ya, untuk Ramadan itu sama seperti tahun lalu. Jadi, untuk daerah yang mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah, tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama, tahan 12 jam, dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka,” jelasnya.

Dua tantangan utama pelaksanaan MBG selama Ramadan yakni soal distribusi dan memastikan kualitas makanan. Makanan harus tetap aman dan layak dikonsumsi walau baru dapat disantap beberapa jam kemudian ketika sudah berbuka puasa.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

Untuk wilayah yang mayoritas penduduknya bukan Muslim, lanjut Dadan, pelayanan MBG tetap dilakukan seperti biasa. Ia memastikan tidak ada perubahan dari sisi pola distribusi maupun waktu konsumsi MBG di sekolah.

“Untuk daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Kebakaran SPBE di Cimuning – Bekasi, Korban Luka Bakar hingga 17 Orang

KOTA BEKASI - Korban akibat kebakaran SPBE di kawasan Cimuning, Bekasi, Jawa Barat bertambah. Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, data...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan