Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Akhir dari 4 Pelaku Begal Sadis Setelah 20 Kali Beraksi

SUBANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang berhasil membekuk empat pelaku begal sadis yang telah berulang kali meresahkan masyarakat di jalur Pantura.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Raya Ciasem–Blanakan, Dusun Kebon Cau, Desa Ciasem Baru, pada Sabtu, 6 September 2025 dini hari.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Patriatama Polres Subang, Selasa sore, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., mengumumkan identitas para tersangka:

F.A. (17) – warga Cilamaya, Karawang

R.D. (25) – warga Cilamaya, Karawang

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

N.S. (18) – warga Cilamaya, Karawang

M.E.R. (21) – warga Cilincing, Jakarta Utara

Tim Resmob Satreskrim Polres Subang menangkap para pelaku di dua lokasi berbeda. Tiga tersangka ditangkap di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sementara satu pelaku lainnya diringkus di Karawang.

Kapolres menyatakan bahwa para pelaku sempat melawan petugas saat penangkapan, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan mereka dengan tindakan tegas terukur.

“Dalam penangkapan, kami juga menemukan sepeda motor milik korban yang akan segera kami kembalikan,” ungkap AKBP Dony, Selasa 9/9/2025.

Berdasarkan pemeriksaan mendalam, para pelaku mengaku telah melakukan aksi kejahatan di 20 lokasi berbeda. Pada malam kejadian, mereka melakukan begal dan jambret sebanyak lima kali, yaitu di Cilamaya (Karawang), dua kali di Ciasem (Subang), serta di Titamulya dan Jarong (Karawang).

Berita Lainnya  Dugaan Suap Proyek, KPK OTT Bupati Cilacap

Salah satu fakta yang mengejutkan adalah pengakuan salah satu tersangka, M.E.R., yang memiliki hasrat melukai orang dengan senjata tajam setiap kali ia mengonsumsi minuman keras.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa enam unit sepeda motor, satu unit ponsel, dan tiga senjata tajam jenis celurit.

Korban, YJP (32), warga Desa Batangsari, Kecamatan Sukasari, mengalami luka robek di wajah akibat sabetan celurit sebelum motornya dirampas. Saat ini, korban sudah mendapatkan perawatan medis intensif.

Berita Lainnya  Demo Tak Ditanggapi, Dedi Mulyadi Malah Sebar Konten Framing Mahasiswa

Kapolres Subang menegaskan komitmennya untuk memberantas kejahatan jalanan hingga ke akarnya demi menjaga keamanan masyarakat.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.***

Sumber : https://tribratanews-jabar-polri-go-id.cdn.ampproject.org/v/s/tribratanews.jabar.polri.go.id/polres-subang-bekuk-empat-begal-sadis-yang-resahkan-jalur-pantura-satu-tersangka-akui-punya-hasrat-melukai/?amp=1&amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQIUAKwASCAAgM%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=17575100124202&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Ftribratanews.jabar.polri.go.id%2Fpolres-subang-bekuk-empat-begal-sadis-yang-resahkan-jalur-pantura-satu-tersangka-akui-punya-hasrat-melukai%2F

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan