BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Bosih Awalludin meminta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memberi perhatian khusus kepada sekolah terdampak pembangunan Tol Jakarta Cikampek Selatan.
Permintaan itu disampaikan karena sejumlah bangunan sekolah harus dipindahkan akibat proyek strategis tersebut.
Bosih menyebut pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama di Kabupaten Bekasi. Ia menilai proses belajar siswa saat ini sudah terganggu karena kondisi sekolah terdampak proyek tol.
“Artinya sebenarnya bicara Bekasi ini paling perhatian khusus itu pendidikan,” kata Bosih saat ditemui Sabtu (13/12/2025).
Menurut Bosih di wilayah Setu terdapat jenjang SD SMP hingga SMK yang terdampak langsung. Ia menilai kondisi tersebut membuat siswa belajar dalam situasi yang tidak nyaman.
“Anak anak sudah belajarnya engga nyaman dan ini harus bisa diselesaikan pemindahannya,” ucapnya.
Pembangunan Tol Japek Selatan berdampak pada beberapa sekolah di Kecamatan Setu. Sekolah tersebut di antaranya SDN Burangkeng 03 SDN Burangkeng 04 SDN Ciledug 03 SMPN 1 Setu dan SMKN 1 Setu.
Bosih menyebut khusus SMKN 1 Setu saat ini sudah memiliki lahan pengganti.
“Untuk SMK sudah ada lahannya dan sudah tinggal mulai pembangunannya,” katanya.
Namun sekolah lainnya belum mendapatkan kepastian lokasi pemindahan. Ia menyebut pembahasan sudah dilakukan antara DPRD dan organisasi perangkat daerah.
Tim percepatan juga telah dibentuk untuk mengawal proses tersebut. Meski begitu Bosih menilai peran langsung bupati sangat dibutuhkan.
“Bupati harus turun karena kasihan siswa dan proses belajar jangan sampai terganggu,” ujarnya.
Selain pendidikan Bosih juga menyoroti persoalan lain di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut pengangguran infrastruktur jalan kesehatan dan UMKM masih membutuhkan perhatian serius.
Bosih menilai ironis Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri masih memiliki tingkat pengangguran yang tinggi.
“Daerah industri tapi kok miris susah cari kerja ini harus bisa ditangani dengan baik,” katanya.
Ia juga menyinggung soal penertiban bangunan liar yang perlu kejelasan tindak lanjut. Menurutnya seluruh persoalan tersebut membutuhkan sinergi antara bupati dan DPRD.
Bosih optimistis kepemimpinan daerah saat ini memiliki peluang besar untuk berkolaborasi. Ia menilai latar belakang pimpinan daerah yang berasal dari Bekasi menjadi kekuatan tersendiri.
“Kalau ini berkolaborasi dengan baik program bisa terealisasi dan pembangunan bisa merata,” ucapnya.
Bosih berharap visi Bekasi Maju Bangkit Sejahtera dapat benar benar terwujud.
Ia menutup dengan keyakinan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi bisa berjalan lebih baik ke depan.***
Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Sekolah Terdampak Tol Japek Selatan DPRD Minta Bupati Bekasi Turun Tangan, https://bekasi.tribunnews.com/kabupaten-bekasi/58026/sekolah-terdampak-tol-japek-selatan-dprd-minta-bupati-bekasi-turun-tangan?page=2.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf





