Selasa, Maret 31, 2026
spot_img

Bupati Bekasi Diminta Berikan Perhatian Khusus kepada Sekolah Terdampak Tol Japek Selatan

BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Bosih Awalludin meminta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memberi perhatian khusus kepada sekolah terdampak pembangunan Tol Jakarta Cikampek Selatan.

Permintaan itu disampaikan karena sejumlah bangunan sekolah harus dipindahkan akibat proyek strategis tersebut.

Bosih menyebut pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama di Kabupaten Bekasi. Ia menilai proses belajar siswa saat ini sudah terganggu karena kondisi sekolah terdampak proyek tol.

“Artinya sebenarnya bicara Bekasi ini paling perhatian khusus itu pendidikan,” kata Bosih saat ditemui Sabtu (13/12/2025).

Menurut Bosih di wilayah Setu terdapat jenjang SD SMP hingga SMK yang terdampak langsung. Ia menilai kondisi tersebut membuat siswa belajar dalam situasi yang tidak nyaman.

Berita Lainnya  Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

“Anak anak sudah belajarnya engga nyaman dan ini harus bisa diselesaikan pemindahannya,” ucapnya.

Pembangunan Tol Japek Selatan berdampak pada beberapa sekolah di Kecamatan Setu. Sekolah tersebut di antaranya SDN Burangkeng 03 SDN Burangkeng 04 SDN Ciledug 03 SMPN 1 Setu dan SMKN 1 Setu.

Bosih menyebut khusus SMKN 1 Setu saat ini sudah memiliki lahan pengganti.

“Untuk SMK sudah ada lahannya dan sudah tinggal mulai pembangunannya,” katanya.

Namun sekolah lainnya belum mendapatkan kepastian lokasi pemindahan. Ia menyebut pembahasan sudah dilakukan antara DPRD dan organisasi perangkat daerah.

Tim percepatan juga telah dibentuk untuk mengawal proses tersebut. Meski begitu Bosih menilai peran langsung bupati sangat dibutuhkan.

Berita Lainnya  Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

“Bupati harus turun karena kasihan siswa dan proses belajar jangan sampai terganggu,” ujarnya.

Selain pendidikan Bosih juga menyoroti persoalan lain di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut pengangguran infrastruktur jalan kesehatan dan UMKM masih membutuhkan perhatian serius.

Bosih menilai ironis Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri masih memiliki tingkat pengangguran yang tinggi.

“Daerah industri tapi kok miris susah cari kerja ini harus bisa ditangani dengan baik,” katanya.

Ia juga menyinggung soal penertiban bangunan liar yang perlu kejelasan tindak lanjut. Menurutnya seluruh persoalan tersebut membutuhkan sinergi antara bupati dan DPRD.

Bosih optimistis kepemimpinan daerah saat ini memiliki peluang besar untuk berkolaborasi. Ia menilai latar belakang pimpinan daerah yang berasal dari Bekasi menjadi kekuatan tersendiri.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

“Kalau ini berkolaborasi dengan baik program bisa terealisasi dan pembangunan bisa merata,” ucapnya.

Bosih berharap visi Bekasi Maju Bangkit Sejahtera dapat benar benar terwujud.

Ia menutup dengan keyakinan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi bisa berjalan lebih baik ke depan.***

Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Sekolah Terdampak Tol Japek Selatan DPRD Minta Bupati Bekasi Turun Tangan, https://bekasi.tribunnews.com/kabupaten-bekasi/58026/sekolah-terdampak-tol-japek-selatan-dprd-minta-bupati-bekasi-turun-tangan?page=2.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

BEKASI - Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua...

Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer

BEKASI - Warga Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga ruko yang juga diketahui bekerja sebagai karyawan freelance ayam geprek, di dalam freezer...

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI - Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar...

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban ‘Kecelakaan Maut’ Truk Box Tabrak Warung di Subang

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung membantu keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Bantuan...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan