Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Banjir Rob, Ribuan Rumah di Legon Kulon – Subang Terendam 40 Cm

SUBANG – Banjir rob kembali melanda pesisir Kabupaten Subang. Ribuan rumah di Kecamatan Legon Kulon dan Blanakan terendam sejak Kamis (4/12/2025) pagi setelah air laut dari Laut Jawa meluap menuju kawasan permukiman.

‎Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 06.00 WIB dan terus naik hingga mencapai ketinggian 20-40 Cm pada pukul 11.00 WIB.

Desa Terparah

‎Dua desa terdampak cukup parah akibat banjir rob itu yakni Desa Mayangan dan Desa Legon Wetan di Kecamatan Legon Kulon, serta sejumlah titik di Kecamatan Blanakan.

‎Anggota BPBD Subang, Didin Tajudin, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan sekaligus koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk langkah penanganan darurat.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

‎”Kondisi hari ini di Desa Mayangan dan Legon Wetan air sudah masuk ke permukiman. Ketinggian 20-40 cm.”

“Di Legon Wetan ada sekitar 600 rumah terdampak, sementara di Mayangan 302 rumah,” ujar Didin saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Kamis (4/11/2025).

Warga Kemasi Barang Berharga

‎Ia menyebutkan, sebagian warga mulai mengemasi barang-barang berharga agar tidak terendam air.

Meski demikian, mayoritas masih memilih bertahan di rumah karena tidak ada lokasi pengungsian yang memadai.

‎”Beresin ini aja, Pak, biar nggak kerendem banjir. Mau ngungsi ke mana? Jadi bertahan aja,” kata Dodi, warga Mayangan.

‎Aktivitas pendidikan juga ikut terganggu. Di SD Mayangan, air rob sudah memasuki ruang kelas hingga setinggi dengkul orang dewasa.

Berita Lainnya  Demo di Kejagung Nyaris Ricuh, Polisi Hampir Adu Fisik dengan Mahasiswa

Guru terpaksa memulangkan murid lebih awal demi keselamatan.

‎”Hari ini kita pulangkan anak-anak lebih cepat karena air pasang terus naik.

Sudah masuk ke kelas setinggi sedengkul,” ujar Leni Handayani, guru SD Mayangan.

‎BPBD Subang mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca dan gelombang pasang masih tidak stabil.(*)

Sumber : TribunNews.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan