BEKASI – Seorang tukang rosok di Kabupaten Bekasi berinisial S (45), tewas akibat terkena ledakan mortir aktif.
Diduga mortir aktif tersebut meledak setelah digergaji oleh S di kediamannya yang beralamatkan di Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Minggu (23/11/2025).
Nahas, ledakan yang membuat S kehilangan nyawa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sekitar rumah S juga panik akibat bunyi ledakan mortir sangat keras.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan, mortir aktif tersebut diduga ditemukan S dan direncanakan akan dijual olehnya.
S kemudian langsung menggerinda mortir aktif tersebut sebagai bagian proses menjual barang untuk ditimbang berat, namun nahas mortir justru meledak.
“Keluarga sudah mengingatkan korban agar barang tersebut tidak diapa-apakan. Tapi karena mau ditimbang untuk dijual, lalu digerindra dan meledak,” katanya, kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).
Pihak Kepolisian saat ini sudah menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi, serta melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang ada.
“Barang bukti mortir yang meledak sudah diamankan Tim Gegana Polda Metro Jaya. Sedangkan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” ujarnya.
Salah seorang warga bernama Holid mengatakan, ledakan yang mengakibatkan S meninggal sangatlah keras. Bahkan, saking kerasnya suara ledakan terdengar di kejauhan.
“Bunyi ledakannya keras banget dan dari jauh bahkan kedengaran. Jujur saja, saya dan warga lain sempat kaget dan panik karena ledakan itu,” ujarnya.***
Sumber : RRI.co.id





