Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Danantara dan Purbaya akan ke China Negosiasi Utang Whoosh

JAKARTA – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir buka suara usai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta untuk ikut ke China bersama tim negosiasi, untuk membahas utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Menurut Pandu, Purbaya akan turut serta bersama Danantara yang akan berangkat ke China untuk negosiasi tersebut.

“Iya dong (ikut) Pak Purbaya kan menkeu, dia tentu akan masuk di sana,” ujar Pandu dalam agenda Business Forum di Jakarta pada Rabu (19/11/2025).

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Sayangnya, Pandu tidak mau mengatakan kapan tim negosiasi akan terbang ke China.

Dia menyerahkan keputusan tersebut kepada Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Adapun terkait keputusan apakah pemerintah ikut menanggung utang Kereta Cepat Whoosh dari sisi infrastruktur, Pandu enggan berbicara lebih jauh.

Pandu hanya mengatakan bahwa perkembangan keterlibatan pemerintah itu akan disampaikan pada Jumat pekan ini.

Diberitakan sebelumnya, Purbaya mengatakan dirinya ingin ikut serta dalam perkembangan diskusi yang dilakukan tim terkait, agar tidak hanya mengetahui hasil akhirnya tetapi juga memahami prosesnya secara menyeluruh.

Berita Lainnya  481 Siswa SMP di Dramaga - Bogor Alami Keracunan MBG

Menurutnya, yang terpenting adalah mencari opsi terbaik bagi negara. Karena itu, seluruh tahapan masih terus dikaji sebelum pemerintah menentukan langkah yang akan diambil.

“Makanya saya bilang, kalau nanti mereka diskusi di sana, saya ikut. Saya mau lihat, jangan sampai saya rugi-rugi amat. Tapi kita lihat yang terbaik buat keluarga negara ini,” kata Purbaya dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, pada Jumat (14/11/2025).

Purbaya mengatakan soal utang proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) masih dalam tahap pembahasan.

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

Namun, ia mengakui secara pribadi tidak ingin melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk hal tersebut.

“Kalau saya, mending nggak bayar. Tapi itu kan ada kebijakan pemimpin di atas, ya, ini belum putus,” jelas Purbaya.***

Sumber: https://money.kompas.com/read/2025/11/19/121119626/danantara-ajak-menkeu-purbaya-ke-china-negosiasi-utang-whoosh.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan