Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Waspada! Kasus Penipuan Online di Bekasi Tinggi

BEKASI – Polres Metro Bekasi mencatat angka kasus penipuan online di Kabupaten Bekasi alami peningkatan.

Bahkan, jumlahnya mengalahkan laporan kasus kejahatan jalanan maupun pencurian sepeda motor (curanmor).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKP Perida Apriani Sisera, menjelaskan, data terakhir hingga September 2025, Polres Metro Bekasi mencatat angka tertinggi ada pada perkara kekerasan anak dan perempuan sebanyak 52 laporan masuk di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kemudian, penipuan online sebanyak 41 kasus yang dilaporkan ke Unit Kriminal Khusus (Krimsus).

“Pertama kasus berkaitan PPA, kedua penipuan online dan tiga kejahatan jalanan Curanmor,” katanya belum lama ini saat diwawancarai.

Untuk penipuan online, ia menyebutkan meski kerugiannya tak selalu besar yakni berkisar Rp 3 – Rp 10 juta, namun jumlah korbannya cukup banyak.

Berita Lainnya  Polresta Karawang Bekuk Kawanan Begal yang Sudah Beraksi di 12 TKP

Pola penipuan pun relatif seragam, berawal dari ajakan di media sosial berupa tawaran pekerjaan atau investasi kecil-kecilan hingga terjebak meminta transfer maupun buka link yang dapat menguras isi ATM.

“Awalnya dari ngobrol-ngobrol di medsos. Disuruh buka link, like, share barang, lalu diminta setor modal dengan iming-iming keuntungan berlipat,” ucapnya.

“Semakin lama, modal makin ditambah. Modusnya sederhana, tapi banyak yang tergiur,” imbuh Perida.

Hal tersebut kata Perida menggeser trend sebelumnya, yakni tingginya angka kejahatan jalanan dan pencurian sepeda motor (curanmor).

Berdasarkan data laporan kasus curanmor sekitar 37 kasus hingga September 2025.

Perida mengatakan saat ini pihaknya fokus pada edukasi terhadap kedua kasus tersebut, terutama pada kejahatan penipuan online.

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Menurutnya, kondisi masyarakat di Kabupaten Bekasi berbeda dengan di Kota Bekasi.

“Mungkin karena kultur ya. Di kota, masyarakat lebih well educated, sehingga lebih sulit ditipu. Kalau di sini, masih banyak yang mudah percaya,” tambahnya.

Penanganan kasus penipuan online sendiri tak selalu mulus.

Polisi harus melalui proses panjang untuk melakukan pengungkapan, salah satunya dengan upaya memblokir rekening pelaku dari pengajuan ke bank hingga perizinan OJK.

“Bukan perkara mudah. Kita harus berhubungan dengan banyak pihak dulu,” ujarnya.

Di tengah kompleksitas kasus yang ditangani, AKP Perida menekankan pentingnya edukasi publik agar masyarakat tidak lagi menjadi korban.

Ia mengingatkan warga Bekasi untuk selalu menyalakan “mode waspada” saat berselancar di dunia maya.

Berita Lainnya  Beli Rokok Tapi Duitnya Kurang, Preman Kampung ini Ancam Gadis Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

Waspadai setiap informasi keuangan yang masuk melalui media sosial, lakukan verifikasi dengan cek dan ricek, jangan mudah tergiur janji keuntungan besar, dan gunakan media sosial dengan bijak, karena tidak semua informasi benar.

“Kadang orang berpikir, ah coba saja. Padahal dari coba-coba itulah mereka akhirnya terjebak,” kata Perida.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bahaya, Kasus Penipuan Online di Kabupaten Bekasi Sangat Tinggi, AKP Perida: Curanmor Sudah Kalah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/871386/bahaya-kasus-penipuan-online-di-kabupaten-bekasi-sangat-tinggi-akp-perida-curanmor-sudah-kalah?page=2&s=paging_new.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan