Senin, September 21, 2026
spot_img

Desak Stop MBG, Ibu-ibu Demo Kantor BGN

KELOMPOK ibu, anak muda dan perempuan yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia mendesak pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis (MBG) buntut kasus keracunan massal di berbagai daerah.

Mereka menggelar unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/10)

Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta aksi membawa berbagai spanduk dengan beragam tulisan.

Salah satu spanduk besar bertuliskan ‘Stop MBG, Utamakan Kualitas, Keamanan, dan Martabat Anak’. Sementara spanduk lainnya berbunyi ‘STOP MBG! Kembalikan Makanan Bergizi kepada Keluarga dan Sekolah’.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka menyampaikan keprihatinan dan kemarahan atas terus berulangnya kasus keracunan massal yang menimpa ribuan anak sekolah akibat program MBG.

Program yang diklaim sebagai solusi gizi anak sekolah itu justru menimbulkan krisiskesehatan, krisis akuntabilitas, dan krisis moral dalam tata kelola negara.

Berita Lainnya  Bawa 243 Orang, Kapal Feri Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

Mengutip data Jaringan memantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mereka menyinggung soal lebih dari 10.482 anak menjadi korban keracunan MBG di berbagai daerah.

“Alih-alih menjadi program wajib, selayaknya kembalikan program ini hanya kepada daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dan atau anak dari keluarga pra-sejahtera yang membutuhkan intervensi khusus perbaikan gizi,” dikutip dari pernyataan Suara Ibu Indonesia.

Menurut mereka, anggaran MBG yang mengambil sebagian besar dana pendidikan harusnya bisa meningkatkan kesejahteraan guru, membenahi infrastruktur sekolah 3T, dan membangun kantin sehat berbasis komunitas yang dikelola sekolah, guru, dan orang tua.

Sentil pelibatan TNI-Polri di MBG

Berita Lainnya  Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

Suara Ibu Indonesia mengkhawatirkan langkah pemerintah melibatkan TNI/POLRI dalam rantai distribusi dan pengawasan program itu.

Langkah itu dinilai memperlihatkan militerisasi urusan sipil dan membuka ruang baru bagi penyalahgunaan kewenangan dalam ranah publik. Padahal, militer bukan lembaga pangan, dan tugas mereka bukan mengurus gizi atau makan anak-anak sekolah.

“Maka dari itu, kami menuntut pemerintah untuk hentikan proyek MBG di seluruh Indonesia. Program ini telah gagal menjamin keselamatan, kesehatan, dan inklusivitas anak-anak. Cabut pelibatan TNI/POLRI dalam seluruh aspek penyelenggaraan MBG maupun program lain yang berkaitan dengan ranah sipil,” kata mereka.

Suara Ibu Indonesia juga meminta dilakukan audit nasional independen terhadap seluruh vendor, dapur sekolah, dan rantai pasok MBG, serta publikasikan hasilnya secara terbuka.

Berita Lainnya  'Hareudang Fest', Ade Astrid Sukses Goyang Ribuan Warga Kota Pangkal Perjuangan

Suara Ibu Indonesia menyadari banyak pekerja informal, ibu-ibu, dan tenaga dapur sekolah yang selama ini menggantungkan penghidupan mereka pada program MBG.

Mereka juga memahami banyak anak-anak di sekolah membutuhkan asupan gizi tambahan.

“Namun, ketika pekerja kecil yang direkrut tidak memiliki perlindungan kerja yang memadai, dan makanan untuk anak-anak tidak dikelola dengan standar keamanan yang ketat, maka program yang seharusnya menjadi bantuan justru berpotensi menjadi bencana,” kata Suara Ibu Indonesia.***

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia “Ibu-ibu Geruduk Kantor BGN, Desak Setop MBG” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251015145432-20-1284846/ibu-ibu-geruduk-kantor-bgn-desak-setop-mbg.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan