Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Bekasi Sukses Ikuti Saran Prabowo, Efisiensi Anggaran Surplus Rp 4,62 Miliar

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat  pelaksanaan efisiensi anggaran tahun 2025 hingga hampir satu triliun.

Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), total efisiensi mencapai Rp492,57 miliar, melampaui target awal sebesar Rp487,95 miliar.

Informasi tersebut tertuang dalam nota dinas Bappeda bernomor 000.7.2.4/2822/Bappeda.4 tertanggal 23 Mei 2025, yang disampaikan kepada Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Efisiensi tersebut diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu, Tahap I (P2): Rp123 miliar, pengurangan alokasi gaji: Rp20 miliar dan Tahap II (terkonfirmasi): Rp259,52 miliar.

Meskipun sempat terjadi kekurangan efisiensi sebesar Rp85,37 miliar, potensi tambahan sebesar Rp90 miliar berhasil ditemukan melalui penyisiran ulang belanja gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Dengan begitu, total efisiensi mencapai Rp492,57 miliar atau surplus Rp4,62 miliar dari target.

Berita Lainnya  Alami Pendarahan Hebat, Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Leher Terjerat Benang Layangan

Dana hasil efisiensi ini dialokasikan untuk membiayai kebutuhan belanja wajib, antara lain pengadaan blangko KTP: Rp3 miliar, Program Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional: Rp90 miliar, Pembayaran jasa outsourcing: Rp21 miliar dan penanganan Kali Bekasi nilai anggaran masih dalam proses penetapan.

Sejumlah dinas berkontribusi besar terhadap efisiensi ini.

Dinas Pendidikan mencatat efisiensi Rp30,8 miliar, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Rp35,7 miliar, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Rp52,2 miliar.

Sebaliknya, 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi tidak menyumbang efisiensi karena tidak termasuk dalam skema efisiensi tahun ini.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bekasi, Hudaya, menyatakan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Bappeda kini tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dasar penyusunan APBD Perubahan.

Berita Lainnya  Wakil Wali Kota Bekasi Desak SPBE Segera Ganti Rugi Korban Terdampak Kebakaran

“Kami menargetkan pengesahan APBD Perubahan pada Juli agar program-program daerah bisa segera berjalan,” ujarnya.

Hudaya menambahkan, efisiensi anggaran ini merupakan wujud pelaksanaan Instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Dan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara efektif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Nanti tentu hasil dana efisiensi ini diarahkan untuk pembangunan prioritas daerah dan pemerintah pusat,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha, mengatakan efisiensi anggaran tersebut akan menjadi bagian penting dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025, usai pengesahan Pertanggungjawaban APBD (P2APBD) 2024 melalui rapat paripurna.

“Kami sedang membahas P2APBD dan akan segera memparipurnakannya dalam waktu dekat,” kata Aria Dwi Nugraha.

Aria menjelaskan bahwa pembahasan P2APBD menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berita Lainnya  Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

Ia menegaskan pentingnya memaksimalkan program kerja agar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Setiap fraksi pasti memiliki pandangan berbeda. Namun semua pandangan itu menjadi bahan evaluasi konstruktif DPRD,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Ia menambahkan, pelaksanaan APBD Perubahan akan dipercepat sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) mengenai efisiensi anggaran.

Dana yang sebelumnya digunakan untuk biaya hotel dan kegiatan seremonial, dialihkan ke sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.

“Setelah paripurna P2APBD, kami akan mengawal pelaksanaan APBD bersama pemerintah daerah,” kata Aria.

Sumber : Wartakotalive

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan