Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

KDM : Jadi Pemimpin Jangan Melulis di Atas Air

BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim hadir dalam “Catalyst 2025: National Seminar for Change and Progress”, yang digelar oleh Universitas Pakuan (UNPAK).

Mengusung tema “Value-Based Leadership: The Foundation of Economic Progress and National Future”, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sosok pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah yang mampu mengorkestrasikan seluruh sumber daya alam dan sumber daya manusia menjadi satu kesatuan irama.

Berita Lainnya  Dugaan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, BM PAN Ancam Demo Polda Jabar

“Kalau menjadi pemimpin, jangan melukis di atas air, tapi pilihlah untuk mengukir di atas batu dengan berbekal ketekunan, energi, dan cibiran,” ujar Dedi Mulyadi di Ballroom Gedung Graha Pakuan Siliwangi, Jalan Pakuan, Kota Bogor, Selasa (24/6/2025).

Inkonsistensi dalam kepemimpinan dan sistem, menurut Dedi Mulyadi, menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi saat ini karena semua pihak tidak bergerak menuju tujuan yang sama.

Ia menambahkan, dalam berbicara tentang kepemimpinan, tidak harus selalu mengambil ideologi atau filsafat asing karena Indonesia pun memiliki banyak nilai dan filosofi luhur.

Berita Lainnya  Imbas Sayembara Dedi Mulyadi, Warga Rame-rame Turun ke Jalan Sweeping Buru Pelaku Begal

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai tersebut karena manusia yang terikat pada peradaban dan alamnya akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, ketika manusia berpisah dari alam dan lingkungannya, maka akan kehilangan kebahagiaan.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menuturkan, kehadiran Gubernur Jawa Barat merupakan sebuah keberuntungan yang patut disyukuri mengingat padatnya agenda orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Hal yang disampaikan Dedi Mulyadi, menurut Dedie Rachim, bisa menjadi inspirasi positif bagi para mahasiswa dalam membangun karakter sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. (Diskominfo Kota Bogor/ Rani)

Berita Lainnya  Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan