Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan, Siswa di Bekasi Demo Kepsek

BEKASI – Ratusan pelajar kelas X dan XI SMAN 9 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menggelar demo di halaman sekolah mereka pada Selasa (3/6/2025).

Demo tersebut menyasar Kepala SMAN 9 Tambun Selatan, Kurniawati. Mereka menyoroti praktik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan, di antaranya pembangunan gedung sekolah hingga pembelian alat pendingin ruangan mushala.

Seorang pelajar kelas XI berinisial RP mengaku telah dimintai uang berkedok biaya akademik dan non-akademik sejak ia masuk pada 2023 lalu.

“Katanya untuk gedung. Tapi sampai sekarang masih gini-gini aja. Orangtua saya sudah bayar setiap tahun Rp 500.000,” kata RP di lokasi, Selasa.

Berita Lainnya  KBM Sekolah Rakyat di Bekasi Dimulai Akhir Juni 2026

Selain mempertanyakan kejelasan pembangunan gedung, para pelajar juga meminta kejelasan mengenai fasilitas unit kesehatan sekolah (UKS).

Fasilitas UKS di sekolah tersebut hanya terdiri dari sebuah meja tanpa kursi dan kasur. Ketersediaan obat-obatan juga menjadi masalah, karena dalam dua bulan terakhir tidak ada suplai dari pihak sekolah.

Pengurus UKS bahkan terpaksa menggunakan uang pribadi untuk membeli obat apabila ada pelajar yang membutuhkan perawatan.

Ironisnya, pengeluaran pribadi ini tidak diganti oleh pihak sekolah sehingga semakin memicu kemarahan para pelajar.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Ingin Pastikan Semua Anak di Jabar Bisa Sekolah

“Itu pakai dana uang pribadi, misalkan saya ataupun teman-teman yang lain. Kalau misalkan ada uang sendiri saya, pakai uang saya dulu. Tidak diganti,” ungkap dia.

Selain itu, pelajar juga menyoroti dugaan penyelewengan dana berkedok tanda tangan penerima snack pada sejumlah kegiatan internal sekolah, di antaranya buka bersama, pesantren kilat, dan perlombaan.

Mereka dipaksa tanda tangan, tetapi tak menerima snack saat menghadiri kegiatan internal sekolah.

“Tanda tangan itu paksaan. Tanda tangan itu untuk penerimaan snack, padahal waktu itu enggak menerima,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

Hingga kini, ratusan pelajar masih bertahan di lingkungan sekolah menuntut penjelasan langsung dari Kurniawati selaku kepala sekolah.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan