Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Cucu Coba Bunuh Kakek di Purwakarta, Pelaku Sering Begadang Main Mobile Legend

Banyak fakta baru menggambarkan kasus percobaan pembunuhan seoran cucu terhadap kakeknya di Kabupaten Purwakarta – Jawa Barat.

Sebelumnya, warga Perumahan Ciganea Indah, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dihebohkan peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu pagi (27/4/2025).

Yaitu dimana seorang bocah berinisial ALH (15) mencoba melakukan perbuatan pembunuhan terhadap kakeknya Suyono (69).

Ironisnya pelaku merupakan bocah kelas 3 SMP yang dirawat korban sejak kecil.

Kasus percobaan pembunuhan ini hanya dipucu persoalan sepele. Yaitu dimana pelaku yang meminjam sepeda motor korban semalaman tidak terima ditegur sang kakek.

Fakta-fakta baru menyebutkan bahwa pelaku masih merupakan bocah kelas 3 SMP. Dalam aksinya, pelaku juga dibantu temannya berinisial RAW (13).

“Dalam aksi rencana pembunuhan tersebut, pelaku dibantu oleh temannya,” tutur Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman Muhammad Natsir.

Diketahui, tubuh korban pertama kali ditemukan tetangganya dalam kondisi bersimbah darah penuh luka bacokan di bagian kepala dan tubuh.

Warga yang panik segera membawa korban ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Diketahui juga, setelah membacok sang kakek, pelaku mengira korban sudah tewas, pelaku kemudian membungkus korban menggunakan sprei. Saat akan membungkus etangga keburu datang, pelaku kabur.

Setelah mendapatkan laporan, petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi.

Kasus percobaan pembunuhan ini juga mengundang perhatian serius Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang tengah gencar menjalankan program pembinaan karakter siswa sekolah.

Dalam salah satu postingannya di instagram @dedimulyadi71, KDM menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini, karena pelaku masih merupakan siswa SMP.

Bahkan KDM menyebut kebiasaan pelaku yang sering begadang main mobile legend sampai jam 4 dini hari.

“Untuk itu diperlukan tindakan-tindakan lebih nyata, bukan hanya diskusi, bukan hanya wacana,” kata KDM, saat mengulas kasus kriminal di Purwakarta (kakek dibacok cucu, red).***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan