Rabu, September 9, 2026
spot_img

Sempat Didemo Siswa, ‘Guru Cabul’ di SMAN 1 Pamanukan Ditetapkan Tersangka

SUBANG – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang menetapkan AT, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Pamanukan sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap muridnya.

Kasus tersebut terbongkar melalui percakapan dan pengakuan korban, yang membuat geram para siswa di sekolah tersebut hingga akhirnya melakukan unjuk rasa selesai upacara bendera, Senin (7/9/2026).

Dalam aksi yang berlangsung di lingkungan sekolah, para siswa berkumpul dan menyampaikan tuntutan agar pihak terkait memberikan klarifikasi.

Berita Lainnya  Diduga Penyusup, Seorang Pria Membawa Golok Diamuk Massa

Situasi sempat memanas ketika oknum guru tersebut hendak meninggalkan sekolah saat demonstrasi siswa.

Hal itu memicu kericuhan kecil dan aksi kejar-kejaran antara sejumlah siswa dengan guru tersebut.

Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto melalui Kanit PPA Aiptu Nenden Nurfatimah mengungkapkan, dalam kasus SMAN 1 Pamanukan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku selama dua hari dari kemarin sampai sore ini.

“Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, sore ini pelaku berinisial AT yang berprofesi sebagai guru dan juga merangkap Wakasek kesiswaan, telah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Nenden, Selasa(8/9/2026) sore.

Berita Lainnya  Sempat Ricuh, Massa Aksi Lempari Anggota Satpol PP dengan Botol Air Mineral

Pelaku ditahan di Rutan Mapolres Subang guna proses hukum lebih lanjut. “Kasus ini akan terus dikembangkan, diharapkan dengan meminta keterangan sejumlah pihak di sekolah,” ucapnya.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, pelaku pencabulan tersebut dinonaktifkan sebagai guru matematika dan Wakasek Kesiswaan di SMAN 1 Pamanukan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto mengatakan, penonaktifan dilakukan sebagai langkah awal sambil menunggu proses pemeriksaan dan pemberian sanksi disiplin, terhadap yang bersangkutan.

Berita Lainnya  Korupsi Dunia Pendidikan, KPK Tangkap 14 Orang Termasuk Rektor Unsoed

Selain itu, menjaga kondusivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Yang bersangkutan dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Sekolah dan dinonaktifkan dari tugas mengajar. Jadi dia tidak boleh mengajar lagi,” ujar Purwanto, Selasa (8/9/2026).***

Narasi : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kini Giliran Ratusan Siswa di 2 Sekolah di Pati Keracunan MBG

PATI - Keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026). Ratusan korban merupakan siswa...

Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : “Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi”

BANDUNG - Sepekan lebih 'Tim Investigasi' telah dibentuk Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), dalam menyikapi dugaan kasus pelecehan seksual terhadap RY yang...

Sempat Mangkir, Tersangka HJ Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik, Langsung Dijebloskan ke Jeruji Besi

KARAWANG - Setelah sebelumnya sempat Mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, HJ - salah seorang tersangka dugaan kasus korupsi penyaluran Kredit Pemilikan...

Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

REMBANG - Sebanyak 271 siswa dan tujuh guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mendadak mengalami gejala ketacunan...

5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan