Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Aparat Gabungan Pantau Pergerakan Kendaraan Sumbu 3

KOTA BEKASI – Pergerakan truk besar di jalur mudik Kota Bekasi mulai diawasi ketat. Sejak pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga diberlakukan pada 13 Maret 2026, petugas gabungan disiagakan di jalur arteri hingga pintu masuk tol untuk memastikan aturan dipatuhi.

Pantauan di lapangan pada akhir pekan lalu, sejumlah truk berdimensi besar masih terlihat melintas di jalan arteri. Kendaraan tersebut memang dilarang melintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek selama masa angkutan Lebaran.

Berita Lainnya  KDM atau H. Jenal Aripin yang 'Cuci Tangan', Askun : "Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?"

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan pengawasan terhadap kendaraan barang sudah dilakukan sejak hari pertama pembatasan diberlakukan.

“Pembatasan sudah mulai kami terapkan sejak Jumat bersamaan dengan dimulainya operasi pengamanan. Pengawasan dilakukan di sejumlah titik jalur mudik,” ujarnya.

Petugas memastikan hanya kendaraan barang yang memenuhi ketentuan yang diperbolehkan melintas selama periode pembatasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menambahkan pengawasan dilakukan secara terpadu antara petugas kepolisian dan dinas perhubungan.

Berita Lainnya  Yang Janji Relokasi Dedi Mulyadi, Yang Dibikin Pusing Lurah Jujun

Menurutnya, pengawasan difokuskan di jalur arteri serta pintu-pintu masuk tol di wilayah Kota Bekasi untuk mengantisipasi truk yang mencoba masuk ke jalur tol.

“Kami berkoordinasi aktif dengan kepolisian untuk memastikan kendaraan barang yang beroperasi benar-benar sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menegaskan pengawasan dilakukan baik oleh petugas di ruas tol maupun di jalur arteri guna menjaga kelancaran arus mudik dan meminimalisir potensi kemacetan di wilayah Bekasi. (sur)

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan