Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Aparat Gabungan Pantau Pergerakan Kendaraan Sumbu 3

KOTA BEKASI – Pergerakan truk besar di jalur mudik Kota Bekasi mulai diawasi ketat. Sejak pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga diberlakukan pada 13 Maret 2026, petugas gabungan disiagakan di jalur arteri hingga pintu masuk tol untuk memastikan aturan dipatuhi.

Pantauan di lapangan pada akhir pekan lalu, sejumlah truk berdimensi besar masih terlihat melintas di jalan arteri. Kendaraan tersebut memang dilarang melintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek selama masa angkutan Lebaran.

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan pengawasan terhadap kendaraan barang sudah dilakukan sejak hari pertama pembatasan diberlakukan.

“Pembatasan sudah mulai kami terapkan sejak Jumat bersamaan dengan dimulainya operasi pengamanan. Pengawasan dilakukan di sejumlah titik jalur mudik,” ujarnya.

Petugas memastikan hanya kendaraan barang yang memenuhi ketentuan yang diperbolehkan melintas selama periode pembatasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menambahkan pengawasan dilakukan secara terpadu antara petugas kepolisian dan dinas perhubungan.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika : Bupati Karawang Tak Perlu Klarifikasi Soal Map di Rumah Eks Kepala BGN

Menurutnya, pengawasan difokuskan di jalur arteri serta pintu-pintu masuk tol di wilayah Kota Bekasi untuk mengantisipasi truk yang mencoba masuk ke jalur tol.

“Kami berkoordinasi aktif dengan kepolisian untuk memastikan kendaraan barang yang beroperasi benar-benar sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menegaskan pengawasan dilakukan baik oleh petugas di ruas tol maupun di jalur arteri guna menjaga kelancaran arus mudik dan meminimalisir potensi kemacetan di wilayah Bekasi. (sur)

Berita Lainnya  Tegas! Pemuda Muhammadiyah Desak Theatre Night Mart Ditutup Permanen

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan