Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Pelajar dan Mahasiswa Deklarasi ‘Subang Tanpa Miras’

SUBANG – Sebanyak 300 pelajar dan mahasiswa dari 45 sekolah serta perguruan tinggi di Kabupaten Subang menggelar deklarasi “Subang Tanpa Miras” di Masjid Jami Nurul Amal (Islamic Centre Subang), Minggu (8/3/2026) pagi. Deklarasi tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi.

Dalam deklarasi tersebut, para pelajar dan mahasiswa menyatakan sikap menolak peredaran dan konsumsi minuman keras (miras) karena dinilai dapat merusak akal, mental, dan masa depan generasi muda. Mereka juga berkomitmen menjaga lingkungan pendidikan dan pergaulan agar tetap aman, bersih, dan religius.

Berita Lainnya  Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : "Cukup dengan Dana BOS"

Kegiatan deklarasi tersebut merupakan bagian dari puncak acara Pesantren Ramadhan Subang 2026 yang mengusung tema “Re-Create Your Life”. Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Excellent bekerja sama dengan komunitas Teman Karib untuk memfasilitasi generasi muda dalam menata kembali arah hidup mereka.

Ketua Yayasan Excellent, Wayan Sohib, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi miras.

“Deklarasi hari ini adalah pemantik kesadaran. Ke depannya, kolaborasi Yayasan Excellent dan Teman Karib akan terus berlanjut ke dalam program pembinaan kepemudaan yang komprehensif. Kami telah menyiapkan kelas mentoring Al-Qur’an dan berbagai program peningkatan kapasitas diri berkelanjutan. Kami ingin memastikan semangat “Re-Create Your Life” dan komitmen menjauhi miras ini terus menyala dan terimplementasi di kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Wayan.

Berita Lainnya  Kolaborasi dengan DLHK dan Aparat Desa, Mahasiswa KKN UBP Karawang Bersih-bersih Sampah di TPS Liar

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyambut baik inisiatif yang dilakukan para pelajar dan mahasiswa tersebut.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi keberanian dan ketegasan pelajar serta mahasiswa Subang hari ini. Deklarasi anti-miras ini bukan sekadar seremonial di bulan Ramadhan, melainkan komitmen nyata generasi penerus untuk menjauhi perilaku destruktif. Masa depan Subang yang bermartabat ada di tangan para pemuda yang sehat akal, tangguh mentalnya, dan mulia akhlaknya. Pemkab akan selalu hadir mendukung gerakan positif semacam ini,” tegas Agus Masykur Rosyadi dalam sambutannya.

Berita Lainnya  Puncak Hari Anak Nasional, Bupati Karawang Launching Modul Belajar Gratis untuk SD dan SMP

Selain menghadiri deklarasi, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta mengenai pentingnya memahami tujuan hidup, menyusun langkah konkret untuk mencapainya, serta menanamkan afirmasi positif dalam diri.

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan