Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

KOTA BEKASI – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Tercatat 13 orang berada di lokasi saat longsor terjadi. Hingga Senin (9/3) sore, enam orang dilaporkan selamat, enam orang meninggal, dan satu orang masih dalam pencarian.

Korban meninggal yang telah teridentifikasi adalah Enda Widayanti (25) dan Sumine (60), keduanya pemilik warung di sekitar lokasi, Dedi Sutrisno, sopir truk asal Karawang, Irwan Supriatin, sopir truk, Jussova Situmorang (38), warga setempat, serta Hardianto, sopir truk.

Sementara korban selamat antara lain Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet (semua sopir truk), serta Ato dan Dofir (warga setempat). Satu korban yang masih dicari adalah Riki Supriadi alias Buyung, sopir truk.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan tim menemukan dua korban tambahan dalam kondisi meninggal dunia.

Berita Lainnya  Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

“Tadi ditemukan satu korban sekitar pukul 17.50 dan berhasil dievakuasi pukul 18.30 untuk dibawa ke Rumah Sakit Polri,” ujar Desiana.

Korban tersebut ditemukan tertimbun sampah di area selokan atau gorong-gorong yang tertutup material longsoran.

“Korban ditemukan di selokan yang tertutup sampah. Setelah terlihat oleh ekskavator, tim langsung melakukan evakuasi,” jelasnya.

Menurut Desiana, pencarian kini difokuskan pada satu korban yang masih dinyatakan hilang.

Penyisiran dipersempit di sekitar titik ditemukannya beberapa korban sebelumnya.

“Karena beberapa korban ditemukan berdekatan. Ada informasi di lokasi itu terdapat warung tempat orang berkumpul,” katanya.

Ia memastikan operasi pencarian berlangsung 24 jam dengan melibatkan 336 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI hingga relawan.

Berita Lainnya  Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

Selain alat berat, tim juga menggunakan anjing pelacak (K9) serta drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban.

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses menggunakan alat berat serta mengerahkan K9 dan drone thermal untuk membantu proses pencarian korban,” katanya.

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Provinsi Jakarta akan menutup sementara Zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pasca longsor kemarin.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pengiriman sampah dari Jakarta ke TPST Bantargebang pun diminimalkan dan dialihkan ke Zona 3, serta dua titik penampungan sementara yang sedang disiapkan.

“Untuk sementara layanan di Zona 4A ditutup. Pengiriman sampah diminimalkan dan dialihkan ke Zona 3 sambil menyiapkan dua titik baru yang bersifat sementara,” jelasnya.

Pramono juga memastikan korban meninggal yang merupakan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Sementara biaya pengobatan korban luka ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jakarta.

Berita Lainnya  KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

Ia menambahkan, untuk mencegah dampak lanjutan, pemerintah juga akan segera melakukan normalisasi Sungai Ciketing yang tertutup material sampah akibat longsor.

Pramono menegaskan penutupan hanya dilakukan pada Zona 4A, sementara operasional TPST Bantargebang secara keseluruhan tetap berjalan.

“Yang ditutup hanya Zona 4A. Zona 3 tetap digunakan untuk menampung sampah agar pelayanan pengangkutan sampah Jakarta tidak terganggu,” tandasnya

Hingga Senin malam pukul 20.30 WIB, alat berat masih terus bekerja membongkar gunungan sampah yang runtuh. (rez)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan