Selasa, April 21, 2026
spot_img

Dampak Banjir, Sekolah di Kota Bekasi Belajar Jarak Jauh

KOTA BEKASI –  Akibat sejumlah gedung sekolah yang terendam banjir, Pemerintah Kota Bekasi mengalihkan kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD, SD, dan SMP menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nomor 400.3/3557/DISDIK.Set tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh.

Dalam surat edaran itu disebutkan kebijakan PJJ diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah di tengah tingginya curah hujan dan genangan yang terjadi pada beberapa kawasan di Kota Bekasi sejak awal pekan.

Berita Lainnya  Bupati Aep Lantik Ratusan Kepsek, Tegaskan Program Beasiswa 'Karawang Cerdas' Berlanjut

Satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP diberi kewenangan untuk menerapkan PJJ selama kebijakan berlaku.

Kepala satuan pendidikan diwajibkan melakukan pendampingan dan pemantauan proses pembelajaran, serta memberikan alternatif metode apabila ditemukan kendala teknis maupun akses selama pelaksanaannya.

Dinas Pendidikan juga meminta kepala sekolah memperkuat komunikasi dengan komite sekolah dan orang tua wali murid, guna memastikan pembelajaran tetap berjalan dan kebutuhan peserta didik terpenuhi.

Penilik dan pengawas sekolah diminta melakukan monitoring dan evaluasi sesuai lingkup kewenangannya serta melaporkan hasilnya kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa SMAN 1 Purwakarta Lecehkan Guru Perempuan

Pengalihan pembelajaran ini menjadi salah satu langkah responsif pemerintah daerah terhadap potensi risiko banjir dan gangguan keselamatan akibat cuaca ekstrem.

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah permukiman di Kota Bekasi tergenang dan akses mobilitas warga terhambat.

Pemkot Bekasi menyatakan bakal terus memantau kondisi cuaca dan wilayah terdampak, serta menyesuaikan kebijakan pendidikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.***

Sumber : GoBekasi.id

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

GMPI Bersiap Kepung Gedung Wakil Rakyat Karawang

KARAWANG - Dalam rangka persiapan aksi demonstrasi ke gedung DPRD Karawang pada Rabu (22/4/2026) besok, Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Karawang menggelar rapat...

Dugaan TPPU Perumda Tirta Bhagasasi Dilaporkan ke Kejaksaan

BEKASI - Koalisi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terdiri dari Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Bekasi dan Ormas Brigez Kabupaten Bekasi menyampaikan laporan...

Meski Viral di Medsos Diolok-olok Siswanya, Bu Syamsiah Tetap Memaafkan

PURWAKARTA - Syamsiah, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Purwakarta, menunjukkan kebesaran hati yang jarang ditemui di tengah derasnya...

Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

PURWAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil meringkus dua orang pelajar yang terlibat aksi pembacokan dalam tawuran berdarah di wilayah Kecamatan Campaka. Ironisnya,...

PHRI Dorong Pemkab Tertibkan THM Tak Berizin, ‘Awas! Ada Upeti Masuk Kantong’

KARAWANG - Tak ingin dituding telah melindungi beberapa pengusaha membandel, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang justru mendong Pemkab Karawang yang dalam hal...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan