Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Dampak Banjir, Sekolah di Kota Bekasi Belajar Jarak Jauh

KOTA BEKASI –  Akibat sejumlah gedung sekolah yang terendam banjir, Pemerintah Kota Bekasi mengalihkan kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD, SD, dan SMP menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nomor 400.3/3557/DISDIK.Set tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh.

Dalam surat edaran itu disebutkan kebijakan PJJ diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah di tengah tingginya curah hujan dan genangan yang terjadi pada beberapa kawasan di Kota Bekasi sejak awal pekan.

Berita Lainnya  Alasan Lahan Berisiko Bencana, USB SMA dan SMK di Karawang Batal Dibangun

Satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP diberi kewenangan untuk menerapkan PJJ selama kebijakan berlaku.

Kepala satuan pendidikan diwajibkan melakukan pendampingan dan pemantauan proses pembelajaran, serta memberikan alternatif metode apabila ditemukan kendala teknis maupun akses selama pelaksanaannya.

Dinas Pendidikan juga meminta kepala sekolah memperkuat komunikasi dengan komite sekolah dan orang tua wali murid, guna memastikan pembelajaran tetap berjalan dan kebutuhan peserta didik terpenuhi.

Penilik dan pengawas sekolah diminta melakukan monitoring dan evaluasi sesuai lingkup kewenangannya serta melaporkan hasilnya kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Banjir Ancam Keselamatan Siswa, Sekolah di Bekasi Terpaksa Belajar Daring

Pengalihan pembelajaran ini menjadi salah satu langkah responsif pemerintah daerah terhadap potensi risiko banjir dan gangguan keselamatan akibat cuaca ekstrem.

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah permukiman di Kota Bekasi tergenang dan akses mobilitas warga terhambat.

Pemkot Bekasi menyatakan bakal terus memantau kondisi cuaca dan wilayah terdampak, serta menyesuaikan kebijakan pendidikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.***

Sumber : GoBekasi.id

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI