Kamis, September 3, 2026
spot_img

Dampak Banjir, Sekolah di Kota Bekasi Belajar Jarak Jauh

KOTA BEKASI –  Akibat sejumlah gedung sekolah yang terendam banjir, Pemerintah Kota Bekasi mengalihkan kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD, SD, dan SMP menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nomor 400.3/3557/DISDIK.Set tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh.

Dalam surat edaran itu disebutkan kebijakan PJJ diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah di tengah tingginya curah hujan dan genangan yang terjadi pada beberapa kawasan di Kota Bekasi sejak awal pekan.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

Satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP diberi kewenangan untuk menerapkan PJJ selama kebijakan berlaku.

Kepala satuan pendidikan diwajibkan melakukan pendampingan dan pemantauan proses pembelajaran, serta memberikan alternatif metode apabila ditemukan kendala teknis maupun akses selama pelaksanaannya.

Dinas Pendidikan juga meminta kepala sekolah memperkuat komunikasi dengan komite sekolah dan orang tua wali murid, guna memastikan pembelajaran tetap berjalan dan kebutuhan peserta didik terpenuhi.

Penilik dan pengawas sekolah diminta melakukan monitoring dan evaluasi sesuai lingkup kewenangannya serta melaporkan hasilnya kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Bagikan Modul Pembelajaran Gratis, Ringankan Beban Orang Tua Siswa

Pengalihan pembelajaran ini menjadi salah satu langkah responsif pemerintah daerah terhadap potensi risiko banjir dan gangguan keselamatan akibat cuaca ekstrem.

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah permukiman di Kota Bekasi tergenang dan akses mobilitas warga terhambat.

Pemkot Bekasi menyatakan bakal terus memantau kondisi cuaca dan wilayah terdampak, serta menyesuaikan kebijakan pendidikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.***

Sumber : GoBekasi.id

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Praktisi Hukum Ancam Laporkan Kejari Karawang ke Jamwas dan Komjak RI

KARAWANG - Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan, Sony Adiputra SH., mengancam akan melaporkan Kejaksaan Negeri Karawang ke Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) dan...

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibungkus Kardus Ditangkap

BANDUNG - Pelaku pembunuhan wanita yang dibungkus kardus di Kota Bandung akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung. Informasi ini dibenarkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi...

Polda Jabar Ungkap Kasus Pornografi dan Eksploitasi Anak, 8 Tersangka Diamankan

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat mengungkap jaringan pornografi dan eksploitasi seksual anak lintas wilayah dengan mengamankan delapan orang tersangka. Pengungkapan ini berawal...

Ratusan Santri Manbaul Hikam – Sidoarjo Keracunan Usai Santap Menu MBG

SIDOARJO - Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (1/9/2026) siang....

DPO 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Ditangkap di Mimika – Papua

Manado - Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menangkap mantan Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan alias VAP di...

Hukum

Praktisi Hukum Ancam Laporkan Kejari Karawang ke Jamwas dan Komjak RI

KARAWANG - Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan, Sony Adiputra SH., mengancam akan melaporkan Kejaksaan Negeri Karawang ke Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan