Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Serapan Anggaran Paling ‘Melehoy’, Komisi III Warning Dinas Pertanian

KARAWANG – Komisi III DPRD Karawang memberikan warning kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), untuk lebih aktif dan responsif dalam penyerapan anggaran di tahun 2026. Hal ini menyusul kondisi ‘melehoy’ atau paling lemahnya serapan anggaran Dinas Pertanian di tahun 2025 yang hanya mencapai 49%.

Anggota Komisi III, Pendi Anwar mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekda H. Asep Aang Rahmatullah selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas persoalan ini. Terlebih, persoalan lemahnya serapan anggaran di Dinas Pertanian ini menjadi pembahasan khusus di Badan Anggaran (Banggar).

Berita Lainnya  Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Pasalnya, di tahun 2026 beban kerja Dinas Pertanian bertambah lebih besar karena faktor adanya merger atau penggabungan dengan Dinas Perikanan.

“Kalau tahun kemarin kan hanya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan saja. Sekarang kan jadi Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan. Kalau tahun kemarin saja serapan anggarannya lemah, apalagi di tahun ini yang beban kerjanya bertambah. Makanya ini harus jadi perhatian serius,” tutur Pendi Anwar, Senin (19/1/2026).

Oleh karenanya di tahun 2026, Komisi III berharap belanja langsung bisa dilakukan lebih awal, minimal di bulan Maret harus sudah direalisasikan (dibelanjakan). “Jangan seperti di tahun 2025, Juli-Agustus baru pelaksanaan,” katanya.

Berita Lainnya  Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-393, Karawang Terus Berbenah dan Bangun Infrastruktur

“Kita sudah komunikasi dengan SKPD, januari sudah dilakukan survei program, sehingga Maret-April sudah pelaksanaan realisasi program yang berbentuk fisik,” timpal Pendi.

Resiko Lambannya Realisasi Program Dinas

Dijelaskan Pendi, resiko keterlambatan realisasi program dinas tentu berdampak kepada program yang tidak bisa direalisasikan 100%, sehingga dampaknya akan menjadi program luncuran.

Kedua, anggaran yang tidak terserap tentu akan menjadi SiLPa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran).

“Kan sayang, kenapa anggaran ada tapi tidak bisa dipake. Itu konsekuensi ketika belanja baru bisa dilakukan di triwulan kedua atau ketiga,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

Resiko selanjutnya, sambung Pendi, tentu program pembangunan tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Makanya nanti di rapat evaluasi triwulan pertama, Komisi III akan menekankan persoalan ini kepada setiap SKPD, khususnya Dinas Pertanian yang serapan anggarannya tahun kemarin paling lemah,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan