Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

4 Pemain Diaspora Timnas Putri Jadi Starter Saat Lawan Kirgistan

JAKARTA – Garuda Pertiwi siap membuka langkah penting di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 dengan menghadapi Kirgistan dalam laga perdana Grup D.

Bermain di kandang sendiri, Stadion Indomilk Arena, Minggu (29/6) pukul 20.00 WIB, skuad asuhan Satoru Mochizuki membawa semangat baru dan kekuatan segar berkat kehadiran empat pemain diaspora: Felicia de Zeeuw, Emily Nahon, Isa Warps, dan Iris de Rouw.

Pertandingan ini menjadi krusial karena hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final di Australia. Selain Kirgistan, Grup D juga dihuni oleh Pakistan dan Chinese Taipei.

Menatap laga ini, Indonesia datang dengan modal positif: tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir (4 menang, 3 imbang), termasuk hasil imbang 0-0 melawan Bangladesh pada Mei lalu. Sebaliknya, Kirgistan tengah dalam tren negatif dengan tujuh kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Selain itu, empat pemain diaspora yang baru bergabung langsung masuk dalam skema utama pelatih Mochizuki. Mereka akan bahu-membahu dengan pilar-pilar berpengalaman seperti Zahra Muzdalifah, Claudia Scheunemann, dan Safira Ika.

Di pertandingan pertama ini, timnas putri menurunkan: Iris de Rouw (PG); Emily Nahon, Shafira Ika (C), Gea Yumanda, Zahra Musdalifah (Belakang), Isa Wraps, Viny Silfianus, Felicia, Rosdillah (Tengah), Claudia Scheunemann dan Sheva Imut (Depan)

Pelatih asal Jepang itu menegaskan targetnya: juara grup atau tidak sama sekali.

“Targetnya sudah tentu jadi juara grup. Saya lihat para pemain faham akan target itu dan mereka siap berjuang untuk mewujudkan hal itu,” tegas pelatih Mochizuki, Minggu (29/6) sebelum pertandingan.

Tak hanya harapan, semangat baru juga tengah diusung Garuda Pertiwi untuk menorehkan sejarah. Laga malam ini bukan sekadar pertandingan pembuka—ini adalah pernyataan bahwa sepak bola putri Indonesia siap bersaing di level tertinggi Asia. (PSSI)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan