Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Ustadz Yusuf Mansur Kembali Bikin Heboh, Kali ini Soal Rp 20 Juta Jasa Doa Alfatihah Khusus

USTADZ Yusuf Mansur kembali menuai kontroversi dan membuat heboh publik. Kali ini jasa kirim doa saat live di media sosialnya yang mendadak viral.

Tampak dia melakukan live di akun media sosialnya untuk menggalang dana melalui aplikasi yang dipopulerkan olehnya yakni PayTren.

Ustaz 48 tahun ini mempersilahkan siapa saja yang ingin berdonasi dengan nominal kecil maupun besar. Iming-iming doa yang diaminkan oleh 500 orang yang ikut live bersamanya.

“Rp 50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh lho,” ucapnya.

Melihat ada yang donasi Rp 2 juta, pemilik yayasan Daarul Quran ini menanyakan apakah ada yang mau berdonasi dengan nominal lebih besar lagi.

Dia pun sampai mengiming-imingi akan memberikan doa khusus untuk pendonasi yang nominalnya besar.

Berita Lainnya  Minta Masyarakat Bersabar, Pemkab Bekasi Percepat Penanganan 4 Titik Longsor Jalan CBL

“Belum ada yang Rp 10 juta ini? Rp 10 juta Rp 20 juta saya Fatihah in khusus nih. Bismillah di-Fatihah in sama 500 orang,” ujarnya.

Doa itu akan dikirim ke orang tua dan keluarga pendonasi sebesar Rp 10 juta.

“Yang Rp 10 juta, besok Senin eksekusi. Bismillah atas nama orang tua dan keluarga,” tambahnya.

Melihat video Ustaz Yusuf Mansur seolah membuka jasa kirim doa dengan nama donasi ini membuat dirinya menuai kontroversi.

Bahkan netizen banyak yang menghujatnya karena dinilai menjual agama lewat jalur doa dan donasi.

“Ada aja gebrakan ustaz,” celetuk netizen.

“Miskin banget sampai jualan doa,” komentar netizen.

“Makin ke sini makin sesat,” komentar netizen lain.

Berita Lainnya  KPK Pelototi Rp355 Miliar Pokir DPRD Karawang: 'Jangan Sampai Ada Kesepakatan Politik dalam Pemerintahan'

Sampai ada netizen yang menyebut kalau Ustaz Yusuf Mansur menjadi mirip seperti dukun daripada pemuka agama.

“Auranya dukun be lyke,” komentar netizen.

“Ya Allah, jadi dukun dia sekarang,” timpal lainnya.

Seperti diketahui, Ustaz Yusuf Mansur ini punya banyak kontroversi. Dia pernah digugat karena dugaan wanprestasi (ingkar janji) terkait investasi batu bara di PT Adhi Partner Perkasa.

Ustaz Yusuf Mansur pernah menjabat komisaris utama, yang kemudian ditawarkan kepada jemaah sekitar tahun 2009.

Investor menuntut pengembalian modal dan keuntungan yang dijanjikan namun tidak pernah terealisasi karena bisnis tersebut macet.

Pada September 2024, Pengadilan Negeri Bogor memutuskan sang ustaz dan pihak terkait lainnya bersalah atas wanprestasi dan dihukum untuk membayar ganti rugi kepada salah satu penggugat bernama Ilis Siti Rohmah senilai sekitar Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar.

Berita Lainnya  Sidang Kasus Ade Kunang, Ono Surono Bantah Dugaan Aliran Dana untuk Konferda PDIP Jabar

Pihak Yusuf Mansur mengajukan banding atas putusan ini.

Dia pernah menghadapi berbagai gugatan perdata lainnya terkait dugaan wanprestasi dalam program investasi yang berbeda.

Izin usaha manajer investasi syariah Paytren, perusahaan miliknya sempat dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena permasalahan dan pelanggaran.

Kemudian kasus dugaan penggelapan dana dan wanprestasi yang juga pernah bergulir di pengadilan.***

Artikel ini telah tayang di Suara.com : https://amp.suara.com/entertainment/2025/10/07/105628/ustaz-yusuf-mansur-dikritik-usai-buka-jasa-kirim-doa-seharga-rp-10-juta-ada-aja-gebrakannya?page=2

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan