Sabtu, Maret 28, 2026
spot_img

Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran, Indonesia CARE Gelar Psikososial

JAKARTA | OPINIPLUS.COM | – Kebakaran besar yang melanda tujuh RT di Kawasan Kemayoran, Selasa (10/12/2024) lalu masih menyisakan trauma mendalam.

Lebih dari 1.500 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kepanikan dan kobaran api masih terbayang jelas dalam bayangan Rahmat (10).

Hal yang sama juga diungkapkan Dian (12), bocah perempuan warga RW 05 yang rumahnya juga habis terbakar tersebut mengaku senang banyak kakak relawan yang menghibur mereka.

“Senang masih ada kakak-kakak yang baik. Udah beberapa hari kita diajak bermain bareng,” ujar siswi SDN Kebon Kosong tersebut.

Berita Lainnya  Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

Rasa takut itu, awalnya memang membuat mereka sulit tidur dan jadi murung.

“Alhamdulillah masih banyak relawan yang menghibur datang silih berganti,” ujar Kepala Divisi Psikososial Indonesia CARE, Iwan M Ridwan di lokasi penampungan penyintas kebakaran Kemayoran, Sabtu (14/12/2024).

Pria yang akrab disapa Kak Iwan tersebut mengungkapkan Indonesia CARE saat ini tengah menggelar kegiatan layanan psikososial kepada warga terdampak kebakaran.

“Alhamdulillah antusias anak-anak mengikuti. Mereka sedikit terhibur dan mulai melupakan peristiwa mengerikan itu,” ujarnya.

Berita Lainnya  Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

Berdasarkan informasi di lapangan, warga masih membutuhkan dukungan logistik berupa pakaian hangat, obat-obatan, kebutuhan bayi dan anak-anak, serta pendampingan trauma bagi para korban.

Menambahkan Kal Iwan, Direktur Indonesia CARE Lukman Azis Kurniawan dilokasi penyintas tersebut juga terus mengajak para dermawan membantu para korban.

“Ada ratusan rumah terbakar. 200 KK kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Sementara tidur di tenda pengungsi yang disiapkan BPBD. Yuk kita bantu mereka bareng Indonesia CARE,” ajak Lukman.

Berita Lainnya  Bupati Aep Beri Santunan Rp 50 Juta untuk Setiap Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Pihaknya melihat masih terus mengalir dukungan sampai hari keempat dari berbagai pihak. “Semoga bisa segera bangkit lagi kehidupan warga disana,” harapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan