Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Smelter Titanium PT. Monokem Surya Meledak, 2 Pekerja Tewas Akibat Combustio 80%

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Akibat insiden ledakan smelter titanium milik PT. Monokem Surya di Jalan Raya Rengasdengklok Kabupaten Karawang – Jawa Barat, dua pekerja dinyatakan tewas setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden ini terjadi pada Senin (16/12/2024), sekitar pukul 08.00 WIB. Kedua korban tewas diketahui bernama Kasyanto (29) dan Achmad Lutfi Pamungkas (27).

Dan satu korban dinyatakan selamat, karena hanya mengalami combustio (luka bakar) sekitar 10%. Tetapi masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Awalnya ketiga korban dilarikan ke Rumah Sakit Hastin Rengasdengklok. Kedua korban yang mengalami combustio hampir 80% di bagian tubuhnya, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Primaya Karawang.

Berita Lainnya  Bupati Aep Sampaikan Bela Sungkawa dan Kirim 8 Ambulance untuk Jemput Para Korban

Dalam masa perawatan, kedua korban menghembuskan nafas terakhir. Diduga tak kuasa menahan rasa sakit combustio yang merusak jaringan kulit tubuh.

Atas insiden ini, belum ada keterangan resmi yang diberikan pihak Manajemen PT. Monokem Surya. Tetapi luka mendalam tentu dialami keluarga korban yang meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan.

Dilansir dari beberapa media, sebelumnya Rino kakak ipar Almarhum Kasyanto meminta PT. Monokem Surya bertanggungjawab atas peristiwa yang menimpa adik iparnya yang menjadi korban ledakan smelter pada saat sedang bekerja.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

“PT. Monokem harus bertanggungjawab atas peristiwa ini,” kata Rino kepada wartawan di ruang tunggu pasien rumah sakit Primaya Karawang, Selasa (17/12/24).

Ia pun menceritakan kondisi Kasyanto yang sudah dibalut perban di sekujur tubuhnya akibat luka bakar ledakan smelter milik PT. Monokem Surya. Bahkan dirinya tak sanggup melihat kondisi luka yang cukup parah itu.

“Saya enggak sanggup melihat kondisi Kasyanto karena lukanya cukup parah, dan sekarang saya maksain melihat langsung dan kondisinya cukup prihatin,” katanya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Beri Santunan Rp 50 Juta untuk Setiap Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Untuk diketahui, smelter titanium adalah fasilitas pengolahan biji ilmenite menjadi titanium slag. Smelter merupakan pabrik yang berfungsi untuk memisahkan logam dari bahan tambang, menghilangkan kontaminan, dan menghasilkan logam murni atau produk logam yang lebih bernilai.

Sementara combustio adalah kondisi luka bakar, merupakan kondisi ketika adanya kerusakan pada jaringan kulit yang disebabkan oleh panas, bahan kimia, listrik, radiasi atau matahari.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan