Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Ratusan Orang di Bekasi Jadi Korban Investasi Bodong Bisnis Kosmetik

KOTA BEKASI – Sejumlah perempuan mengaku menjadi korban investasi bodong berkedok bisnis kosmetik.

Beberapa diduga korban itu sudah membuat laporan polisi (LP) dengan mendatangi Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Sabtu (4/10/25).

Laporan itu ditujukan terhadap seorang pemilik usaha bulu mata berinisial BLH yang diduga melakukan penipuan investasi.

Laporan para diduga korban diterima oleh SPKT Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor: LP/B/2473/X/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

Satu korban, Ismayanti (35) mengatakan dirinya merupakan pelanggan di tempat usaha kosmetik dan melihat secara langsung usaha yang dijalankan BLH.

Usai mengetahui usaha tersebut, BLH yang memiliki kontak admin mendapat informasi guna share join investasi.

Berita Lainnya  Dapat Kabar Siswi Dilecehkan Oknum Tenaga TU, Walkot Tri Langsung Sidak SMPN 52 Bekasi

“Mereka share untuk join investasi kemitraan dengan dijanjikan penghasilan yang lumayan menguntungkan,” kata Ismayanti, Minggu (5/10/2025).

Ismayanti menjelaskan telah bergabung investasi sejak 4 Januari 2025 dan telah menyetor kepada tempat usaha BLH untuk melakukan investasi hingga Rp 45 juta.

Menurut Ismayanti, korban yang serupa dirinya diperkirakan mencapai 100 orang.

Lalu total kerugian yang dialami diduga diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Itu yang kami tahu ya, di luar sana mungkin mitra-mitra yang tidak melapor ada juga, tapi yang kami hitung ya segitu,” tuturnya.

Sementara itu, korban lainnya Tania (27) menyampaikan kalau ia sebelumnya merupakan pelanggan di salon milik BLH.

Berita Lainnya  Polisi Pastikan Ermanto Usman Tewas Dibunuh Perampok

Ia menyetorkan Rp 6,5 juta kepada BLH untuk investasi dari usaha milik pelaku pada bulan Januari 2025.

“Karena kan aku sudah kenal sekitar tahun 2020. Di situ aku save nomernya dong, dan adminnya share-share Investasi gitu dan saya tergiur karena angkanya lumayan,” ucap Tania.

Kemudian pada Januari hingga April 2025, ia mengaku menerima Rp 40.000 per hari dari BLH dan mencapai total Rp 1,8 juta.

Namun, pada Mei hingga Juli, ia mengaku tidak lagi menerima setoran dari hasil usaha yang dilakukan investasi kepada BLH.

“Bulan Agustus saja dijanjikan lagi keuntungan, tapi hanya seratus (Rp 100) ribu, sejak itu sudah dihubungi, beberapa kali dijawab dan hanya dijanjikan saja,” ucapnya.

Berita Lainnya  Bandar Ganja Gunakan Serbuk Kopi untuk Kelabui Polisi

Tania mengungkapkan mewakili para korban lainnya berharap polisi segera melakukan tindak lanjut atas laporan.

Selanjutnya polisi diharap segera menangkap BLH.

“Kami minta ia ditangkap agar tidak ada lagi korban lainnya, cukup kita saja,” pungkasnya.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ratusan Orang di Bekasi Diduga Menjadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Miliaran Rupiah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/869791/ratusan-orang-di-bekasi-diduga-menjadi-korban-investasi-bodong-kerugian-miliaran-rupiah?page=2&s=paging_new.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan