Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Ratusan Orang di Bekasi Jadi Korban Investasi Bodong Bisnis Kosmetik

KOTA BEKASI – Sejumlah perempuan mengaku menjadi korban investasi bodong berkedok bisnis kosmetik.

Beberapa diduga korban itu sudah membuat laporan polisi (LP) dengan mendatangi Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Sabtu (4/10/25).

Laporan itu ditujukan terhadap seorang pemilik usaha bulu mata berinisial BLH yang diduga melakukan penipuan investasi.

Laporan para diduga korban diterima oleh SPKT Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor: LP/B/2473/X/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

Satu korban, Ismayanti (35) mengatakan dirinya merupakan pelanggan di tempat usaha kosmetik dan melihat secara langsung usaha yang dijalankan BLH.

Usai mengetahui usaha tersebut, BLH yang memiliki kontak admin mendapat informasi guna share join investasi.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

“Mereka share untuk join investasi kemitraan dengan dijanjikan penghasilan yang lumayan menguntungkan,” kata Ismayanti, Minggu (5/10/2025).

Ismayanti menjelaskan telah bergabung investasi sejak 4 Januari 2025 dan telah menyetor kepada tempat usaha BLH untuk melakukan investasi hingga Rp 45 juta.

Menurut Ismayanti, korban yang serupa dirinya diperkirakan mencapai 100 orang.

Lalu total kerugian yang dialami diduga diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Itu yang kami tahu ya, di luar sana mungkin mitra-mitra yang tidak melapor ada juga, tapi yang kami hitung ya segitu,” tuturnya.

Sementara itu, korban lainnya Tania (27) menyampaikan kalau ia sebelumnya merupakan pelanggan di salon milik BLH.

Berita Lainnya  Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

Ia menyetorkan Rp 6,5 juta kepada BLH untuk investasi dari usaha milik pelaku pada bulan Januari 2025.

“Karena kan aku sudah kenal sekitar tahun 2020. Di situ aku save nomernya dong, dan adminnya share-share Investasi gitu dan saya tergiur karena angkanya lumayan,” ucap Tania.

Kemudian pada Januari hingga April 2025, ia mengaku menerima Rp 40.000 per hari dari BLH dan mencapai total Rp 1,8 juta.

Namun, pada Mei hingga Juli, ia mengaku tidak lagi menerima setoran dari hasil usaha yang dilakukan investasi kepada BLH.

“Bulan Agustus saja dijanjikan lagi keuntungan, tapi hanya seratus (Rp 100) ribu, sejak itu sudah dihubungi, beberapa kali dijawab dan hanya dijanjikan saja,” ucapnya.

Berita Lainnya  Gus Yaqut : Kebenaran akan Menemukan Jalannya

Tania mengungkapkan mewakili para korban lainnya berharap polisi segera melakukan tindak lanjut atas laporan.

Selanjutnya polisi diharap segera menangkap BLH.

“Kami minta ia ditangkap agar tidak ada lagi korban lainnya, cukup kita saja,” pungkasnya.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ratusan Orang di Bekasi Diduga Menjadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Miliaran Rupiah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/869791/ratusan-orang-di-bekasi-diduga-menjadi-korban-investasi-bodong-kerugian-miliaran-rupiah?page=2&s=paging_new.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan