Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Putri Karlina : Pelayanan di Garut Tak Separah Curhatan ‘Abenk Preman Pensiun’

GARUT – Wakil Bupati Garut Putri Karlina menanggapi keluhan Abenk Marco, pemeran Cecep dalam film televisi serial “Preman Pensiun”. Sebelumnya, Abenk lewat media sosial Instagram, mengeluhkan sulitnya mendapatkan surat izin persetujuan bangunan gedung (PBG) untuk masjid wakaf yang sedang dibangun di Kampung Mojang, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat.

Putri langsung mendatangi kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Garut yang berada tidak jauh dari lingkungan perkantoran Bupati Garut di Jalan Pembangunan, Kamis (11/9/2025).

Usai melihat langsung dan mendengar keterangan dari pihak-pihak penyedia layanan dari berbagai dinas yang ada di MPP, Putri mengakui ada hal yang salah dalam pelayanan hingga dirinya pun meminta maaf. Namun, menurutnya pelayanan di MPP tidak seburuk yang disampaikan Abenk.

“Tapi kalau dibilang pelayanannya buruk sekali, mungkin saya membela, tidak seburuk itu karena yang bersangkutan pun sudah banyak komunikasi,” kata Putri kepada wartawan usai mendatangi MPP, Kamis (11/9/2025).

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

Putri mengakui ada kesalahan dari petugas pelayanan saat Abenk datang pertama kali ke MPP karena di loket pelayanan tidak ada petugas.

Hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan mengumpulkan dinas-dinas yang membuka pelayanan di MPP dan membuat komitmen soal tenaga kerja yang ada di MPP di bawah pimpinan Kepala Dinas Perizinan Garut. Sementara masalah lainnya menurut Putri terjadi karena komunikasi.

“Saya tadi cek semuanya, memang kesalahan kami adalah ada informasi yang miss,” katanya.

Putri menegaskan, Pemkab Garut terus berupaya memperbaiki pelayanan.

“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan dan untuk masyarakat yang mungkin merasa tidak puas terhadap lini pemerintahan manapun, kami sekarang berupaya semaksimal mungkin selalu melakukan perbaikan,” katanya.

Berita Lainnya  Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Ardiansyah

Sebelumnya, dalam unggahan videonya, Abenk menyebut sulit mengurus perizinan untuk membangun masjid wakaf.

Abenk mengaku sudah berupaya patuh dengan mengurus izin ke Mall Pelayanan Publik (MPP) sesuai arahan Kepala Dinas Perizinan Garut.

Namun, ia kecewa karena loket Dinas PUPR tutup saat ia datang. “Saat itu saya datang jam setengah tiga, katanya jam segitu pelayanan memang sudah tutup,” ucap Abenk.

Ia mengaku harus bolak-balik hingga empat kali ke MPP sebelum akhirnya mendapat selembar kertas berisi daftar syarat dokumen PBG.

“Di luar ekspektasi, ternyata begitu buruknya pelayanan publik di Kabupaten Garut, mulai dari sistem sampai para petugas outlet/counter Dinas PUPR yang jauh dari profesional,” ujarnya.

Berita Lainnya  Penceramah Kondang di Karawang Gus Haris Ikut Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Menurut Abenk, ia bahkan diminta mengurus amdal dan rekomendasi dari sejumlah dinas terkait.

Keluhan Abenk kemudian ditanggapi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi meminta maaf dan mengingatkan Bupati serta Wakil Bupati Garut agar peka terhadap keluhan warganya. “Mohon maaf untuk Kang @abenk\_marco atas ketidaknyamanannya. Saya yakin bapak Bupati Garut @syakuramin dan Ibu Wakil Bupati Garut @putri.karlina14 peka melihat dan menyelesaikan peristiwa ini. Hatur nuhun,” tulis Dedi dalam unggahannya, Kamis (11/9/2025).

Poster edit Redaksi Opiniplus.com

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Meski Minta Maaf, Putri Karlina Sebut Pelayanan di Garut Tak Separah Curhat Abenk “Preman Pensiun””, Klik untuk baca: https://bandung.kompas.com/read/2025/09/11/160847378/meski-minta-maaf-putri-karlina-sebut-pelayanan-di-garut-tak-separah-curhat?page=all.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan